LEBAK – Kondisi infrastruktur jalan desa di Kabupaten Lebak menjadi sorotan tajam Bupati Hasbi Asydiki Jayabaya. Di tengah kucuran dana desa yang seharusnya menunjang pembangunan, ironisnya banyak ruas jalan justru rusak parah. Hal ini memicu kemarahan Bupati Hasbi, yang menilai kepala desa kurang memprioritaskan perbaikan infrastruktur.
Bupati Hasbi menekankan bahwa dana desa seharusnya difokuskan untuk pembangunan, terutama perbaikan jalan. Dari total 1.617 kilometer jalan di Kabupaten Lebak, masih banyak yang kondisinya tidak layak dilalui.
“Pembangunan jalan desa sudah dimulai, tapi saya ingatkan kepada para kepala desa, jangan sampai dana desa digunakan untuk kepentingan pribadi. Jalan desa rusak, tapi kepala desa punya mobil Fortuner dan Pajero. Ini jelas tidak benar,” tegas Hasbi saat menghadiri peringatan HUT ke-80 RI di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (17/8/2025).
Baca Juga:
Jalinan Sejarah, Semangat Optimisme: AMSY Resmi Dikukuhkan di Banten
Dengan nada tinggi, Hasbi juga memperingatkan seluruh kepala desa agar tidak main-main dengan dana desa. Ia menegaskan akan melakukan pemeriksaan dan audit menyeluruh terhadap 339 kepala desa di Kabupaten Lebak.
“Jangan macam-macam dengan saya. Semua kepala desa akan diperiksa. Kalau ada yang melawan, siap-siap diaudit. Saya tidak takut melakukan penindakan,” ujarnya dengan nada berapi-api, menunjukkan keseriusannya dalam menangani masalah ini.
Menurut Hasbi, pembangunan jalan desa memiliki dampak yang sangat luas bagi masyarakat, sehingga perlu dilakukan secara gotong royong antara pemerintah desa, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat.
Baca Juga:
Bupati Serang Imbau Partisipasi Aktif Masyarakat dalam PSU Pilkada 19 April 2025
“Kalau masjid, yang menggunakan hanya jamaah. Kalau sekolah, hanya murid, guru, dan kepala sekolah. Kalau sawah dan irigasi, hanya petani. Tapi jalan dipakai oleh semua orang. Maka kualitasnya harus baik dan manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat,” pungkasnya, menekankan pentingnya infrastruktur jalan yang berkualitas bagi seluruh warga.
















