• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, Maret 23, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

“Bom Waktu” Bernama Whoosh! Mantan Bos KAI Ungkap Aroma Masalah Sejak Awal Studi Kelayakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung!

Didiek Hartantyo: "Saya Sudah Endus Ini Akan Jadi Masalah Besar!" - Utang KAI Membengkak Hingga Rp 116 Triliun Akibat Proyek Kereta Cepat?

Yustinus Agus by Yustinus Agus
21/09/2025
0
“Bom Waktu” Bernama Whoosh! Mantan Bos KAI Ungkap Aroma Masalah Sejak Awal Studi Kelayakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung!
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung “Whoosh” kembali menjadi sorotan. Mantan Direktur Utama PT KAI (Persero), Didiek Hartantyo, secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya sejak lama mencium aroma masalah dalam studi kelayakan (feasibility study/FS) proyek ambisius tersebut. Pengakuan ini sontak memicu perdebatan dan kekhawatiran baru terkait keberlangsungan proyek yang telah menelan investasi triliunan rupiah.

“Itu kereta cepat sudah sejak lama saya kira akan bermasalah, pasti akan ada masalah besar. Saya di korporasi cukup lama, mengenal infrastruktur cukup banyak, begitu baca FS itu, asumsi-asumsi itu sudah langsung saya tangkap kalau ini akan jadi masalah besar,” ungkap Didiek dalam diskusi Meet The Leaders di Jakarta, Sabtu (20/9/2025), dengan nada prihatin.

Pernyataan Didiek ini seolah mengonfirmasi kekhawatiran banyak pihak terkait proyek yang diresmikan pada Oktober 2023 silam.

BacaJuga

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Proyek yang melibatkan enam kontraktor dari China dan satu dari Indonesia ini, menurut Didiek, memiliki fondasi yang rapuh sejak awal perencanaan.

Studi Kelayakan Dua Tahap: Apakah Ada yang Terlewat?

Berdasarkan catatan Kompas.com, studi kelayakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama (28 Januari 2014 – April 2015) membahas perencanaan dasar, sementara tahap kedua (April 2015 – Desember 2015) menggodok detail kalkulasi biaya.

Pada awalnya, proyek ini diperkirakan membutuhkan investasi sebesar Rp 56 triliun, termasuk untuk membangun jalur kereta sepanjang 133 kilometer dan pengadaan kereta cepat. Namun, fakta di lapangan berkata lain.

Baca Juga:
Promosi Jabatan di Tubuh Polri: 27 Pati Naik Pangkat, Kontribusi Nyata Diharapkan

“Bom Waktu” Bernama Utang: KAI Kewalahan Menanggung Beban!

Kenyataan pahit kini menghantui PT KAI (Persero). Proyek Kereta Cepat “Whoosh” dilaporkan telah merugikan perusahaan pelat merah tersebut dengan utang yang terus membengkak hingga menembus angka Rp 116 triliun!

Beban utang yang menggunung ini membuat PT KAI dan konsorsium BUMN yang terlibat kewalahan menanggung kerugian.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, bahkan menyebut Kereta Cepat “Whoosh” sebagai “Bom Waktu” bagi perseroan.

Pihaknya pun tengah menyiapkan langkah strategis untuk membahas masalah utang ini bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anggara Nusantara (BPI Danantara).

“Kami akan koordinasi dengan Danantara untuk masalah KCIC ini, terutama kami dalami juga. Ini bom waktu,” kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025), dengan nada khawatir.

Dengan pengakuan dari mantan bos KAI dan beban utang yang terus membayangi, masa depan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung “Whoosh” kini menjadi tanda tanya besar.

Baca Juga:
Andra Soni: Akses Keuangan Kunci Berantas Pinjol Ilegal di Banten

Akankah proyek ini mampu memberikan manfaat yang dijanjikan, atau justru menjadi beban yang akan terus menghantui keuangan negara?

Previous Post

Geger! Desa di Bogor Jadi Agunan Bank Sejak 1980? Dedi Mulyadi Geram: “Kami Turunkan Inspektorat Provinsi!”

Next Post

Air Mata Bangga Mongol Stres! Komika Kocak Ini Relakan Mimpi Demi Sang Putri Jadi Angkatan Laut!

Related Posts

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri
Nasional

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

by Yustinus Agus
25/02/2026
0

SERANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Serang di tingkat nasional. Atas keberhasilannya meraih indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)...

Read more
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Hari Pers Nasional

Hari Pers Nasional

29/01/2026
Industri Baja Nasional Siap Produksi 100 Jembatan Bailey per Bulan Tanpa Impor

Industri Baja Nasional Siap Produksi 100 Jembatan Bailey per Bulan Tanpa Impor

02/01/2026
Fenomena Regenerasi Alami Hutan Dunia, Indonesia Jadi Sorotan Ilmuwan

Fenomena Regenerasi Alami Hutan Dunia, Indonesia Jadi Sorotan Ilmuwan

26/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id