MAKASAR – Blanksack Indonesia sebagai satu-satunya Organisasi Konsultan Touring yg ada di Indonesia baru saja menyelesaikan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2025 di Makassar. Rapat yang berlangsung pada tanggal 11 Mei 2025 pukul 03.32 Wita ini menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait pengembangan organisasi, termasuk perubahan struktur wilayah dan pengukuhan beberapa posisi kunci. Notulen rapat yang berjumlah 1917 token ini merinci berbagai usulan dan keputusan yang diambil.
Perubahan Struktur Wilayah dan Kepemimpinan:
Salah satu keputusan utama Rakornas adalah peniadaan wilayah Javaland dan penataan ulang wilayah-wilayah yang sebelumnya berada di bawahnya. Wilayah DKI Raya akan kembali mencakup Jabodetabekcik, sementara wilayah Jawa Barat akan mencakup Karawang, Cikampek, Purwakarta, Subang, Indramayu, Kota Cirebon, Kuningan, Priangan, dan Bandung Raya. Keputusan ini juga menimbulkan kekosongan posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jawa Barat, yang akan ditangani sementara oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN).
Usulan pemekaran wilayah Maluku ditolak, sementara usulan untuk menyatukan wilayah Papua dan Papua Barat masih dalam tahap pending. Di Sulawesi, terdapat kesepakatan untuk menunjuk Bro Rivai sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen Sulawesi 2 & Maluku.
Jabalok juga mengalami perubahan dengan pengangkatan Bro Niko sebagai Plt Sekjen hingga pengambilan tema tahun 2026. Tema tahun 2026 untuk Jabalok telah disepakati, yaitu “Purity”.
Rakornas juga menghasilkan keputusan lain, di antaranya:
– Lagu Mars Blanksack Indonesia: Disetujui dan akan ditindaklanjuti oleh Sekjen Sulawesi 1 & Kalimantan.
Baca Juga:
Ekonomi Banten Digaspol! Gubernur Andra Soni Rangkul Pengusaha, Cari Solusi Dongkrak Pertumbuhan
– Pendidikan Blanksack kepada Klub Lain: Disetujui.
– Badan Hukum: Blanksack Indonesia telah memiliki badan hukum dan izin dari negara untuk pengembangan ekonomi dan pendidikan.
– Duta Blanksack: Diputuskan perlunya kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang optimal dengan penunjukan “Duta Blanksack” Andi Ridwan.
– Pengelolaan Keuangan: Usulan agar setiap anggota mengumpulkan dana tambahan untuk setiap acara ditolak.
– Keterlibatan Instansi: Disetujui adanya keterlibatan instansi untuk kolaborasi, yang akan dikembalikan ke Sekjen setiap wilayah untuk pelaksanaan kegiatan.

Diskusi dan Pertanyaan:
Sejumlah pertanyaan dan diskusi juga terjadi dalam forum bebas, termasuk pertanyaan mengenai perpindahan anggota antar wilayah, rencana jangka panjang dan pendek DPN untuk pengembangan wilayah, serta cukai untuk merchandise Blanksack Indonesia. Beberapa pertanyaan masih dalam tahap pending, termasuk mengenai peremajaan kepemimpinan.
Penandatanganan Notulen:
Notulen Rakornas ditandatangani oleh perwakilan DPN, Sekjen Sulawesi 1 & Kalimantan, Wakil Dandantibnas, Sekjen Jabalok, Sekjen Papua, dan perwakilan peserta Rakornas.
Baca Juga:
Kabinet Prabowo: Kerja Keras Tanpa Henti, Swasembada Energi Jadi Target
Rakornas Blanksack Indonesia 2025 menandai langkah penting dalam pengembangan dan penguatan organisasi ini. Keputusan-keputusan yang diambil diharapkan dapat membawa Blanksack Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.















