SERANG – Warga Banten patut bergembira! Di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni, yang dilantik pada 20 Februari 2025, Provinsi Banten akan segera memiliki jalan tol baru sepanjang 38,6 kilometer.
Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg, demikian namanya, akan menjadi penghubung vital antara Banten dan Bandara Soekarno-Hatta, memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah. Proyek infrastruktur megah ini membutuhkan investasi yang sangat besar, mencapai Rp23,22 triliun.
Informasi dari simpulkpbu.pu.go.id menjelaskan bahwa jalan tol ini akan dimulai dari Cikupa, Rajeg, dan Mauk, kemudian terintegrasi dengan Jalan Tol Sedyatmo di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.
Baca Juga:
Ketika Sawit Menguasai Lahan: Alam Membayar Harga Termahal
Jalan tol ini tidak hanya akan mempermudah aksesibilitas antara Banten dan Jakarta, tetapi juga sangat penting untuk meningkatkan efisiensi distribusi logistik ke Pelabuhan Merak.
Kehadirannya tentu sangat dinantikan oleh masyarakat dan pelaku usaha di Banten. Pembangunan jalan tol ini dibagi menjadi delapan seksi. Seksi satu hingga empat, yang membentang dari Sedyatmo hingga Kohod, ditargetkan selesai pada tahun 2025.
Baca Juga:
PIK Semakin Berkilau Berkat Tol Kataraja!
Sementara itu, seksi lima hingga delapan, dari Kohod hingga Rajeg, dijadwalkan rampung pada tahun 2026. Proyek ini menandai tonggak penting dalam pembangunan infrastruktur Banten dan diyakini akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.
















