• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Api Mengamuk di Pabrik Dua Kelinci, Dua Gudang Hancur dan Evakuasi Massal Terjadi

Yustinus Agus by Yustinus Agus
02/12/2025
0
Api Mengamuk di Pabrik Dua Kelinci, Dua Gudang Hancur dan Evakuasi Massal Terjadi
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

PATI – Malam itu, suasana di kawasan industri di Kabupaten Pati berubah sangat dramatis. Lokasi tersebut berada di area pabrik milik perusahaan makanan ringan terkenal. Sekitar pukul 19.30 WIB, ketika banyak karyawan sudah menyelesaikan aktivitas dan sebagian mulai pulang, kobaran api tiba-tiba muncul di bagian belakang kompleks pabrik. Api cepat membesar dan menjilat gudang penyimpanan makanan jadi serta bahan baku. Warna merah menyala tampak jelas dari kejauhan dan menarik perhatian warga sekitar.

Penduduk di permukiman dekat lokasi panik. Seorang warga mengaku mendengar teriakan dari dalam pabrik, lalu melihat asap membubung di bagian ujung gudang. Karena jarak gudang dengan permukiman hanya sekitar 100 meter dan hanya dipisahkan tembok, kepanikan langsung meluas. Banyak warga keluar rumah dengan tergesa-gesa. Sebagian hanya menatap tidak percaya melihat api yang semakin besar, sementara sebagian lainnya memilih berlari menjauh demi keselamatan.

Di dalam area pabrik, ribuan karyawan yang sedang bekerja maupun yang bersiap pulang ikut panik. Begitu terlihat api, para pekerja berhamburan keluar. Seorang karyawan yang berada dekat gudang menyebut bahwa mereka tidak sempat mengambil barang pribadi dan fokus menyelamatkan diri. Gudang yang terbakar merupakan gudang bagian belakang. Di tempat itu disimpan produk makanan ringan yang siap dikirim dan bahan baku seperti tepung serta kemasan plastik. Menurut beberapa saksi, bagian itulah yang pertama kali dilalap api.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kobaran api semakin sulit dijinakkan. Petugas pemadam kebakaran dari berbagai pos, termasuk dari kabupaten sekitar, segera dikerahkan. Mereka bekerja tanpa henti untuk memadamkan api yang melahap dua gudang sekaligus, yaitu gudang bahan baku dan gudang produk jadi. Beberapa warga mengaku mendengar suara ledakan kecil. Diduga ledakan berasal dari kemasan yang ikut terbakar atau dari tumpukan bahan mudah terbakar yang berada di dalam gudang.

Asap tebal memenuhi langit kawasan industri. Kilatan api terlihat semakin besar. Petugas pemadam kebakaran terus bergerak di tengah gelap malam dan asap pekat. Sementara itu, jalur utama pantura yang berada tepat di depan lokasi pabrik ikut terdampak. Banyak kendaraan berhenti mendadak. Beberapa pengendara bahkan turun untuk melihat kejadian dari dekat. Situasi ini menyebabkan kemacetan panjang di sisi jalan pantura.

Di tengah kepanikan, solidaritas warga muncul. Meskipun banyak orang memilih menjauh, beberapa di antaranya justru membantu proses evakuasi. Warga ikut memberi informasi kepada petugas. Mereka juga memandu para karyawan yang keluar terburu-buru agar menjauhi titik api. Hingga petugas damkar memastikan bahwa seluruh karyawan telah berhasil dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Baca Juga:
Pasca Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya: ASDP Prioritaskan Keselamatan Penumpang

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul tiga dini hari. Meskipun begitu, proses pendinginan tetap dilakukan. Petugas memeriksa seluruh bagian gudang yang hangus untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa. Dari luar, bangunan terlihat menghitam dan sebagian struktur tampak rapuh. Masuk ke area dalam dilarang karena kondisi bangunan sudah tidak stabil.

Kerugian material diperkirakan sangat besar. Pihak pabrik bersama petugas masih menghitung nilai kerusakan yang mencakup hancurnya bahan baku, rusaknya produk jadi, hilangnya kemasan, serta kerusakan bangunan gudang. Seorang petugas mengatakan bahwa bahan baku seperti tepung, plastik kemasan, dan produk makanan ringan merupakan material yang sangat mudah terbakar. Hal inilah yang membuat api cepat membesar dan sulit dipadamkan.

Hingga pagi hari, suasana di sekitar pabrik tampak muram. Sisa bangunan yang hangus terlihat jelas. Asap tipis masih mengepul dari bekas gudang. Petugas damkar tetap siaga melakukan pendinginan lanjutan. Lokasi tersebut dijaga ketat dan masyarakat diimbau untuk tidak masuk ke area pabrik. Kepolisian menegaskan bahwa bangunan yang terbakar sangat rapuh. Dinding dan atap gudang sudah melemah dan bisa roboh kapan saja.

Meskipun kebakaran ini tidak merenggut korban jiwa, peristiwa ini tetap meninggalkan trauma mendalam bagi karyawan maupun warga sekitar. Banyak pekerja masih teringat momen ketika mereka harus berlari keluar di tengah kepulan asap dan suara teriakan. Sebagian warga juga khawatir bahwa kejadian ini dapat berdampak pada aktivitas ekonomi serta keamanan lingkungan sekitar.

Banyak pihak menilai bahwa peristiwa ini harus menjadi pelajaran sangat penting. Pemeriksaan terhadap penyebab kebakaran perlu dilakukan secara menyeluruh. Evaluasi sistem keamanan dan standar keselamatan pabrik harus diperkuat. Gudang penyimpanan bahan baku dan produk jadi membutuhkan teknologi proteksi kebakaran yang lebih baik agar kejadian serupa tidak terulang.

Meski kerugian material yang dialami perusahaan cukup besar, keselamatan karyawan menjadi keberhasilan utama dari proses evakuasi malam itu. Upaya cepat dari petugas pemadam kebakaran, pengamanan dari aparat, dan bantuan warga sekitar patut diapresiasi. Semangat solidaritas tersebut menjadi bukti bahwa dalam situasi darurat, kepedulian masyarakat tetap menjadi kekuatan penting.

Baca Juga:
Dimyati: UIN Banten Pilar Utama Kebijakan Daerah

Kini proses pemulihan sedang berlangsung. Pabrik harus menata kembali operasionalnya dan memperbaiki fasilitas yang rusak. Sementara itu, masyarakat sekitar berharap ada peningkatan standar keamanan agar mereka dapat kembali merasa aman tinggal dekat area industri tersebut. Api sudah padam dan asap perlahan hilang. Namun peristiwa itu masih menyisakan cerita yang akan terus dikenang oleh semua pihak yang menyaksikannya.

Tags: #duakelinci. #kebakaran#pabrik
Previous Post

Ketika Banjir Membawa Kayu dalam Jumlah Masif: Dugaan Pembalakan Ilegal Menguat

Next Post

Buron Sabu Rp 5 Triliun Ditangkap di Kamboja: Kisah Dewi Astutik dan Jaringan Narkoba Internasional

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id