• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Maret 22, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Anies Senggol Pendidikan Kuno, Ponpes Ambruk: Kutukan untuk Indonesia?!

Anies: Sistem Pendidikan Kita Dirancang untuk Era Industri, Bukan Era Digital!

Yustinus Agus by Yustinus Agus
09/10/2025
0
Anies Senggol Pendidikan Kuno, Ponpes Ambruk: Kutukan untuk Indonesia?!
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Tiga berita utama berhasil mencuri perhatian publik pada Senin, 6 Oktober 2025. Mulai dari komentar pedas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, mengenai sistem pendidikan Indonesia yang dianggap ketinggalan zaman, hingga tragedi memilukan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, yang menelan puluhan korban jiwa. Berikut rangkuman lengkapnya:

1. Anies Baswedan: Sistem Pendidikan Indonesia Ketinggalan Zaman!

Mantan calon presiden di Pilpres 2024, Anies Baswedan, kembali membuat pernyataan kontroversial. Kali ini, ia mengkritik keras sistem pendidikan di Indonesia yang dianggapnya sudah ketinggalan zaman dan tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Kritik tajam ini disampaikan Anies saat menjadi pembicara dalam forum ASEAN for the Peoples Conference di The Sultan Hotel, Jakarta, pada Ahad, 6 Oktober 2025.

BacaJuga

Menyiapkan Pemimpin Sekolah Berintegritas, Retret CKS SMP Kabupaten Serang Digelar di Cinangka

SMPN 2 dan SDN Tonjong Terendam Banjir, Pemkab Serang Siapkan Normalisasi Kali Tonjong

Menurut Anies, ada dua masalah utama yang menjadi sorotannya. Pertama, sistem pendidikan yang digunakan Indonesia saat ini sudah kuno.

Mulai dari kurikulum, cara mengajar guru, hingga tata ruang kelas, semuanya masih menggunakan pola lama yang tidak efektif.

Anies berpendapat bahwa sistem pendidikan yang saat ini diterapkan di Indonesia merupakan sistem yang dirancang untuk era industri.

Sistem ini tidak cocok diterapkan di era digital yang serba cepat dan dinamis seperti saat ini.

Masalah kedua, Anies menyoroti ketimpangan akses pendidikan yang masih membelenggu Indonesia. Ketimpangan ini terjadi antara anak yang tinggal di kota dan di daerah, serta antara anak dari keluarga kaya dan dari keluarga miskin.

Bukan hanya ketimpangan akses terhadap guru, fasilitas, dan sekolah, Anies juga menyoroti ketimpangan akses atas peluang untuk bermimpi dan membayangkan masa depan. Hal ini tentu sangat memprihatinkan dan perlu segera diatasi.

2. Tragedi Ponpes Al Khoziny: Korban Meninggal Terus Bertambah!

Kabar duka datang dari Sidoarjo, Jawa Timur. Jumlah korban meninggal akibat insiden runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny terus bertambah. Tim evakuasi hingga Ahad tengah malam, 5 Oktober 2025, telah menemukan 49 jenazah.

Upaya evakuasi yang dilakukan tim search and rescue (SAR) gabungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus membuahkan hasil. Pada Minggu, 4 Oktober 2025 malam sebelumnya, jumlah korban meninggal yang telah ditemukan adalah sebanyak 25 orang.

Baca Juga:
Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

 

Angka itu bertambah 24 orang lagi menjadi 49 setelah pencarian pada Ahad pukul 00.00 WIB hingga 23.30 WIB.

“Sebanyak 24 jenazah telah ditemukan, termasuk empat potongan tubuh manusia,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Ahad, 5 Oktober 2025.

Seluruh jenazah dan bagian tubuh itu telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk diidentifikasi. Setelah temuan jenazah terbaru, korban yang masih hilang saat ini ada 14 orang.

3. Keluarga Santri Ponpes Al Khoziny Tuntut Pertanggungjawaban!

Di tengah suasana duka, perwakilan orang tua santri Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, menuntut agar proses penegakan hukum ditegakkan pada kasus robohnya bangunan di pesantren ini.

Pihak keluarga yang menjadi korban meminta pertanggungjawaban kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Salah satu perwakilan keluarga, Fauzi, menduga ada human error dalam kejadian ini. Terlebih, petugas dan pakar telah menyatakan bahwa ada kegagalan konstruksi dalam bangunan yang ambruk.

“Berarti ada pelanggaran di situ dan harus diproses,” kata Fauzi

Fauzi menegaskan bahwa polisi harus segera memproses hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab, tanpa pandang bulu. Orang tua tidak peduli apakah mereka bagian dari keluarga pengelola pondok pesantren atau bukan.

“Jangan hanya fokus evakuasi, penegakan hukum juga harus berjalan beriringan,” ucap pria asal Madura ini dengan nada geram.

Baca Juga:
Meski Diguyur Hujan, Personil Polsek Cikande Tetap Semangat Menebarkan Kebaikan di Bulan Ramadhan

Tragedi ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dan kualitas bangunan, terutama di tempat-tempat yang menjadi pusat aktivitas banyak orang. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Previous Post

Antara Gizi dan Ekonomi: MBG Jadi Jualan Politik Atau Solusi Nyata?

Next Post

MotoGP Usai, Bandara Lombok Jadi Primadona! Layanan Kelas Dunia, Budaya Memukau!

Related Posts

Menyiapkan Pemimpin Sekolah Berintegritas, Retret CKS SMP Kabupaten Serang Digelar di Cinangka
Pendidikan

Menyiapkan Pemimpin Sekolah Berintegritas, Retret CKS SMP Kabupaten Serang Digelar di Cinangka

by Yustinus Agus
19/01/2026
0

SERANG - Berita tentang Retret Calon Kepala Sekolah (CKS) SMP Kabupaten Serang yang digelar di Nurul Fikri Boarding School (NFBS)...

Read more
SMPN 2 dan SDN Tonjong Terendam Banjir, Pemkab Serang Siapkan Normalisasi Kali Tonjong

SMPN 2 dan SDN Tonjong Terendam Banjir, Pemkab Serang Siapkan Normalisasi Kali Tonjong

14/01/2026
Kritik Guru Menguat, Program Makan Bergizi Gratis Disebut Pangkas Jam Pelajaran

Kritik Guru Menguat, Program Makan Bergizi Gratis Disebut Pangkas Jam Pelajaran

26/12/2025
Univa Sosialisasikan KUHAP Baru untuk Peradilan Lebih Humanis

Univa Sosialisasikan KUHAP Baru untuk Peradilan Lebih Humanis

11/12/2025
Ribuan Porsi MBG Disalurkan Polres Serang untuk Pelajar di Ciruas dan Lebakwangi

Ribuan Porsi MBG Disalurkan Polres Serang untuk Pelajar di Ciruas dan Lebakwangi

09/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id