SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara langsung menguji coba layanan transportasi publik terbaru, Trans Banten, pada rute yang menghubungkan Terminal Pakupatan dengan Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sindangsari. Uji coba ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan yang baru saja diluncurkan bertepatan dengan perayaan HUT ke-25 Provinsi Banten pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
Didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo, Gubernur Andra Soni memulai perjalanannya dari Terminal Pakupatan menuju Kampus Untirta Sindangsari.
Layaknya penumpang biasa, beliau menggunakan kartu untuk melakukan tapping saat memasuki bus Trans Banten.
“Saya ingin memastikan bahwa niat baik kita untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas ini dapat berjalan dengan optimal,” ujar Gubernur Andra Soni saat berada di Terminal Pakupatan, Kota Serang.
Selama perjalanan, Gubernur Andra Soni berinteraksi dengan sejumlah penumpang, yang sebagian besar adalah mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Serang.
Beliau menyampaikan harapannya agar kehadiran Trans Banten dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, baik yang bertujuan ke kampus maupun ke berbagai fasilitas publik yang dilalui oleh bus ini.
“Saya melakukan peninjauan langsung dan melihat bahwa sebagian besar penumpang adalah mahasiswa. Semoga layanan Trans Banten ini benar-benar bermanfaat bagi mereka,” tambahnya.
Rute Trans Banten dari Terminal Pakupatan menuju Kampus Untirta Sindangsari melewati berbagai fasilitas umum dan lembaga pendidikan penting, termasuk UIN Maulana Hasanuddin Banten, RSUD Banten, Polda Banten, BNN Provinsi Banten, KPU Provinsi Banten, Labkesda Provinsi Banten, serta Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
“Kami berharap dapat melayani masyarakat Banten, khususnya di wilayah-wilayah publik seperti kampus, terminal, kantor polisi, rumah sakit, dan pusat pemerintahan,” jelasnya.
Baca Juga:
13,5 Ton Cengkih Terkontaminasi Radiasi Dipulangkan ke Indonesia dan Siap Dimusnahkan
Gubernur Andra Soni juga mencatat bahwa waktu tempuh dari Terminal Pakupatan ke Kampus Untirta kurang dari satu jam.
Lebih menarik lagi, layanan ini masih dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat hingga akhir tahun 2025.
“Kami ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa ini adalah koridor layanan baru, dan hingga akhir tahun 2025, pelayanan ini masih gratis,” tegasnya.
Beliau menambahkan bahwa kenyamanan layanan Trans Banten selama perjalanan cukup terasa.
Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi serta menerima masukan dan saran dari masyarakat demi peningkatan kualitas layanan.
“Saya merasakan sendiri kenyamanannya, dan kami akan terus melakukan evaluasi serta menerima masukan dari pengguna jasa untuk terus meningkatkan layanan ini,” ujarnya.
Siti Tri Mulyani Putri, salah seorang penumpang, mengungkapkan bahwa Trans Banten sangat membantu dan memberikan kenyamanan. Ia juga merasa senang karena layanan ini masih gratis.
“Sangat nyaman untuk pergi ke kampus. Selain gratis, juga bisa menghemat biaya transportasi,” katanya.
Mahasiswa lainnya, bernama Kasih, juga menyampaikan pendapat serupa. Ia merasa lebih aman selama perjalanan dengan Trans Banten dan berharap frekuensi layanan dapat ditingkatkan.
Baca Juga:
Gubernur Andra Soni dan Kajati Banten Bersatu Padu Bangun Daerah
“Harapannya, frekuensi bus bisa ditambah, mungkin setiap 15 menit sekali. Semoga layanan dan fasilitasnya semakin banyak, memadai, dan inovatif,” pungkasnya.












