MADIUN – Di balik seragam polisi yang gagah, berdiri seorang pemuda bernama AKP Hafiz Prasetia Akbar. Namanya mungkin sudah tak asing lagi, bukan hanya karena jabatannya sebagai Kapolsek Geger, Madiun, tetapi juga karena latar belakang keluarganya yang istimewa. Hafiz adalah putra dari Marsekal (Purn) TNI Yuyu Sutisna, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU), dan sekaligus menantu dari Jenderal (Purn) Andika Perkasa, mantan Panglima TNI. Sebuah kombinasi yang mencuri perhatian publik.
Sejak 21 Juli 2025, Hafiz resmi memegang tampuk kepemimpinan di Polsek Geger. Pria kelahiran Jakarta, 3 September 1992 ini, menggantikan AKP Afin Choirudin dan membawa harapan baru bagi keamanan dan ketertiban wilayah tersebut.
Dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang disandangnya, Hafiz memancarkan aura kepemimpinan yang kuat. Tiga balok emas di pundaknya bukan sekadar simbol, melainkan amanah besar yang harus diemban.
Sebelum terjun ke dunia kepolisian, Hafiz sempat menimba ilmu di University of Edinburgh, Skotlandia. Pendidikan internasional ini tentu membentuk wawasannya dan memberikan perspektif global dalam menjalankan tugasnya. Tak hanya itu, kehidupan pribadinya pun harmonis.
Baca Juga:
Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut HUT Bhayangkara ke-79
Ia mempersunting Angela Adinda Nurrina Hedropriyono pada 17 November 2024, menambah semangat dalam setiap langkahnya.
Menjadi seorang Kapolsek di usia muda tentu bukan perkara mudah. Namun, dengan latar belakang keluarga yang mendukung, pendidikan yang solid, dan semangat yang membara, AKP Hafiz Prasetia Akbar siap menghadapi segala tantangan.
Masyarakat Geger pun menaruh harapan besar padanya. Mereka ingin melihat inovasi dan perubahan positif yang akan diinisiasi oleh Kapolsek muda ini.
Lantas, gebrakan apa yang akan dilakukan AKP Hafiz Prasetia Akbar? Bagaimana ia akan membawa Polsek Geger menjadi lebih baik? Kita tunggu saja sepak terjangnya!
Baca Juga:
Residivis Berulah, Polsek Cikupa Gerak Cepat Amankan Pelaku Curat!
Yang jelas, kehadirannya di Madiun menjadi bukti bahwa darah kepemimpinan mengalir deras dalam dirinya, siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan negara.
















