JAKARTA – Insiden pemukulan yang melibatkan seorang anggota TNI AL, Serka OTB, dan seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Grogol, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu akhirnya menemui titik terang. Perseteruan yang sempat memanas dan viral di media sosial itu berakhir dengan perdamaian.
Menurut keterangan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul, TNI AL telah mengambil langkah cepat dengan melakukan mediasi antara kedua belah pihak.
Pertemuan tersebut difasilitasi di Lembaga Farmasi TNI AL (Lafial) Drs Moch Kamal, dengan disaksikan langsung oleh kepala satuan.
“TNI AL telah mengambil langkah mediasi dengan mempertemukan kedua belah pihak di Lembaga Farmasi TNI AL (Lafial) Drs Moch Kamal dengan disaksikan langsung kepala satuan,” kata Laksamana Pertama TNI Tunggul saat dihubungi, Kamis (23/10/2025).
Baca Juga:
MBG Blora Bermasalah: Warga Tolak Ratusan Paket
Dalam suasana yang penuh kehangatan, Serka OTB menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pengemudi ojol atas insiden yang terjadi. Kedua belah pihak kemudian sepakat untuk berdamai dan mengakhiri perselisihan.
“Personel TNI AL sudah berdamai dan meminta maaf kepada pengemudi ojol atas insiden yang terjadi. Keduanya sudah berjabat tangan dan berharap agar kejadian ini tidak terulang kembali dan menjadi introspeksi bersama untuk saling meredam emosi dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin sehingga tidak terjadi hal seperti ini lagi,” jelasnya.
Insiden ini bermula dari kesalahpahaman di jalan raya. Video yang beredar di media sosial menunjukkan adu mulut antara anggota TNI AL dan pengemudi ojol hingga berujung pada pemukulan.
Dinarasikan bahwa prajurit TNI AL tersebut tidak terima diklakson karena dianggap memotong jalur Transjakarta dengan kecepatan tinggi, sehingga hampir menabrak pengemudi ojol.
Baca Juga:
Vonis 10 Tahun Tak Cukup? Eks Dirut Taspen Banding, KPK Pasang Badan
Meskipun sempat memicu emosi dan komentar negatif di media sosial, kedua belah pihak menunjukkan kedewasaan dengan memilih jalan damai. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan mengutamakan kepala dingin dalam menyelesaikan setiap permasalahan di jalan raya.















