YOGYAKARTA – Jalan LPP Klitren kini bertransformasi menjadi destinasi wisata baru yang menarik perhatian warga Yogyakarta. Setiap Minggu pagi, mulai pukul 06.00 hingga 09.00, kawasan ini disulap menjadi Area Cantik untuk Wisata Belanja dan Olahraga (Arcadia), sebuah ruang terbuka yang memadukan konsep olahraga, rekreasi, dan ekonomi kreatif.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan bahwa Arcadia adalah wujud komitmen pemerintah kota untuk menumbuhkan geliat ekonomi lokal melalui kegiatan yang berkelanjutan dan inklusif.
Dengan menghadirkan kegiatan seperti car free day, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kesempatan untuk meningkatkan pendapatan mereka.
“Harapan saya itu ekonomi masyarakat menengah ke bawah menggeliat di beberapa titik. Jadi di Kota Yogyakarta masih banyak ruang yang punya potensi untuk menimbulkan kompleksitas ekonomi baru. Ada di Jalan LPP, Embung Giwangan, itu semua kita jadikan car free day secara rutin dan berkelanjutan,” ujar Hasto pada Minggu (19/10/2025).
Lebih lanjut, Hasto menekankan pentingnya kreativitas dalam promosi agar Arcadia semakin dikenal dan menarik minat pengunjung.
“Promosi harus digarap, jangan hanya semangat memproduksi dan menjual, tapi nggak semangat menciptakan pasar. Kuncinya, pasar itu kita ciptakan, kemudian membuat produk sesuai demand, sehingga bisa laku dan sukses,” tandasnya.
Baca Juga:
Gubernur Banten Luncurkan Program Sekolah Gratis
Ketua Pokdarwis Klitren, Didik Aris Hermanto, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 130 UMKM yang terdaftar sebagai tenant Arcadia.
Mereka berasal dari anggota Forkom UMKM Gondokusuman dan warga sekitar yang memanfaatkan ruang publik ini untuk memasarkan berbagai produk, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga busana.
“Kami berupaya agar Arcadia ini bukan hanya tempat jualan, tapi juga wadah interaksi sosial dan promosi budaya lokal. Ada hiburan musik, senam bersama, dan pertunjukan anak-anak sekolah, supaya suasananya hidup dan warga betah datang setiap minggu,” terang Didik.
Salah satu pelaku UMKM, Novi Puji, penjual es dawet beras, mengaku sangat antusias berjualan di Arcadia karena dapat meningkatkan pendapatannya.
“Biasanya jual di rumah, kalau di sini lebih ramai, banyak yang sekalian olahraga terus mampir beli jajanan. Semoga kegiatan ini terus ada, biar kami bisa dapat penghasilan tambahan,” ujarnya.
Arcadia bukan hanya sekadar car free day biasa, tetapi sebuah ruang publik yang hidup dan dinamis, di mana warga Yogyakarta dapat berolahraga, berbelanja, berinteraksi sosial, dan menikmati berbagai hiburan menarik.
Baca Juga:
Gebrakan Prabowo di Bidang Infrastruktur: Tol Bogor-Serpong Siap Ubah Wajah Transportasi!
Kehadiran Arcadia diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Yogyakarta untuk mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
















