SERANG – Kabar gembira datang dari Pemerintah Provinsi Banten! Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memberikan apresiasi tinggi atas capaian kinerja pembangunan daerah Provinsi Banten pada Semester I Tahun 2025. Apresiasi ini disampaikan melalui penyerahan Laporan Eksekutif Daerah (LED) yang diterima langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, di Kantor BPKP Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, pada Selasa (14/10/2025).
Gubernur Andra Soni mengungkapkan rasa bangganya karena Banten menjadi salah satu dari 16 provinsi yang mendapatkan apresiasi khusus berupa penyerahan langsung LED Semester I Tahun 2025 oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten, Rusdy Sofyan.
“Dari 32 provinsi, hanya 16 daerah yang mendapat apresiasi ini, dan Banten termasuk di dalamnya,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Andra Soni menerima berbagai masukan berharga dari BPKP terkait arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Ia menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPKP sebagai bentuk kolaborasi yang harus terus diperkuat.
“Berbagai kebijakan pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten tentu membutuhkan pengawasan dari BPKP dan semua pihak. Tujuannya agar pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat benar-benar tepat sasaran dan sesuai aturan,” jelasnya.
Baca Juga:
Program Makanan Bergizi Gratis Kota Serang Ditolak? Dindikbud: “Kami Utamakan Kemaslahatan Siswa!”
Gubernur Andra Soni juga menambahkan bahwa meskipun setiap rencana pembangunan memiliki tujuan yang mulia, pengawasan dan evaluasi tetap diperlukan dalam pelaksanaannya agar hasilnya tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih atas laporan eksekutif daerah ini, yang akan menjadi formulasi kebijakan ke depan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten, Rusdy Sofyan, menyampaikan kekagumannya terhadap berbagai program pembangunan yang telah dijalankan oleh Gubernur Banten, Andra Soni.
Ia menyoroti hasil yang baik dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, hingga penguatan fiskal.
“Bahkan untuk infrastruktur, capaiannya sudah sampai menyentuh jalan poros desa,” ungkapnya.
Rusdy juga memaparkan empat poin utama yang menjadi perhatian BPKP dan diharapkan dapat menjadi bahan kebijakan ke depan, yaitu pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta ketahanan pangan.
Baca Juga:
Sukaresmi Berpesta di AgriFest 2025
“Selama ini, konsentrasi Pak Gubernur terhadap beberapa poin di atas ternyata sangat tinggi. Ketika kami menyampaikan atensi tersebut, beliau sangat berterima kasih,” pungkasnya.












