• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Tragedi MBG: JPPI Ungkap Data Mengejutkan, Ribuan Anak Jadi Korban dalam Sepekan!

Korban Keracunan Meluas, Tak Hanya Siswa, Guru dan Keluarga Juga Jadi Korban!

Yustinus Agus by Yustinus Agus
14/10/2025
0
Tragedi MBG: JPPI Ungkap Data Mengejutkan, Ribuan Anak Jadi Korban dalam Sepekan!
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai solusi untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, justru berujung petaka. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) melaporkan bahwa ribuan anak kembali menjadi korban keracunan akibat program MBG selama periode 6-12 Oktober 2025. Temuan ini semakin memperburuk catatan kelam program yang telah menelan ribuan korban sejak awal tahun.

Berdasarkan data yang dihimpun JPPI bersama relawan di berbagai daerah, tercatat 1.084 kasus keracunan baru dalam satu minggu terakhir. Dengan demikian, total korban keracunan MBG sejak Januari 2025 mencapai angka yang mencengangkan, yaitu 11.566 anak.

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, mengecam keras sikap pemerintah yang dinilai abai terhadap keselamatan anak-anak.

BacaJuga

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

“Menjalankan program dengan ribuan korban setiap minggu adalah bentuk kelalaian sistemik yang mendekati kejahatan kebijakan,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/10).

Ironisnya, kasus keracunan MBG kini semakin meluas. JPPI mencatat dua provinsi baru yang terpapar kasus ini, yaitu Kalimantan Selatan (Kabupaten Banjar) dan Gorontalo (Kota Gorontalo). Sebelumnya, kedua wilayah ini belum pernah melaporkan adanya kasus keracunan terkait program MBG.

Ubaid merinci provinsi dengan jumlah korban terbanyak dalam sepekan terakhir, yaitu Nusa Tenggara Timur (384 korban), Jawa Tengah (347 korban), dan Kalimantan Selatan (130 korban).

Jika dihitung sejak Januari hingga 12 Oktober 2025, lima provinsi dengan korban keracunan MBG tertinggi adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

JPPI juga menyoroti lonjakan signifikan kasus keracunan di Jawa Timur dan NTT. Kedua provinsi ini sebelumnya tidak termasuk dalam daftar lima besar, namun kini melonjak masuk ke daftar provinsi dengan korban terbanyak.

“Ini menandakan peningkatan eskalasi dan kegagalan pengendalian mutu di lapangan,” ujar Ubaid.

Yang lebih memprihatinkan, korban keracunan kini tidak hanya terbatas pada peserta didik, melainkan juga guru, balita, ibu hamil, hingga anggota keluarga yang turut menjadi korban.

Hal ini disebabkan oleh paket MBG yang dibawa pulang atau disalurkan ke Posyandu, sehingga keracunan meluas hingga ke rumah tangga.

Baca Juga:
Wakapolres Serang Kunjungi Jajaran Polsek Terkait Program Pimpinan

JPPI menilai Badan Gizi Nasional (BGN) gagal menjalankan prinsip dasar tata kelola yang baik, yaitu transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.

Anggaran ratusan triliun rupiah digelontorkan tanpa payung hukum yang jelas, sementara ribuan anak menjadi korban “percobaan kebijakan” yang belum matang.

Menyikapi permasalahan ini, JPPI mengajukan sejumlah rekomendasi. Pertama, meminta agar transparansi, akuntabilitas, dan pelibatan publik diperkuat.

JPPI juga menyoroti adanya konflik kepentingan di dapur MBG yang dinilai telah merajalela di semua lini.

Selain itu, JPPI mendesak agar program MBG mengutamakan kualitas bukan kuantitas, serta meminta agar kantin sekolah dan usaha lokal dilibatkan.

Yang paling penting, JPPI mendesak agar semua dapur MBG ditutup sementara hingga ada audit independen dan aturan hukum yang jelas.

“Ribuan korban setiap pekan bukan sekadar angka statistik, itu adalah nyawa anak-anak bangsa yang mestinya dilindungi, bukan dijadikan eksperimen proyek politik,” tutur Ubaid.

“Setiap sendok nasi dari MBG yang berujung keracunan adalah bukti nyata gagalnya negara menyehatkan rakyatnya,” pungkasnya.

Sementara itu, pemerintah telah menggelar rapat lintas kementerian dan lembaga untuk menyikapi kasus keracunan MBG.

Pemerintah berjanji akan memperketat pelaksanaan pengawasan, melibatkan sekolah-sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), serta melakukan survei gizi nasional setiap tahun untuk mengevaluasi dampak program MBG.

Baca Juga:
Alimuddin Kembali!

Namun, apakah langkah-langkah ini cukup untuk menghentikan tragedi keracunan MBG? Waktu yang akan menjawab.

Previous Post

Jalan Puspitek Memanas: Spanduk Protes Bertebaran, Warga Lawan BRIN!

Next Post

Nusa Kambangan ‘Kebanjiran’ Napi High Risk: 41 Terpidana Narkoba dari Jakarta Dipindahkan!

Related Posts

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri
Nasional

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

by Yustinus Agus
25/02/2026
0

SERANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Serang di tingkat nasional. Atas keberhasilannya meraih indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)...

Read more
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Hari Pers Nasional

Hari Pers Nasional

29/01/2026
Menyiapkan Pemimpin Sekolah Berintegritas, Retret CKS SMP Kabupaten Serang Digelar di Cinangka

Menyiapkan Pemimpin Sekolah Berintegritas, Retret CKS SMP Kabupaten Serang Digelar di Cinangka

19/01/2026
SMPN 2 dan SDN Tonjong Terendam Banjir, Pemkab Serang Siapkan Normalisasi Kali Tonjong

SMPN 2 dan SDN Tonjong Terendam Banjir, Pemkab Serang Siapkan Normalisasi Kali Tonjong

14/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id