• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Lampung Jadi Sorotan! Cengkeh RI Terkontaminasi Cesium-137, Apa yang Terjadi?

Usai Udang, Kini Cengkeh yang Terpapar Radioaktif, Citra Ekspor Indonesia Tercoreng?

Yustinus Agus by Yustinus Agus
14/10/2025
0
Lampung Jadi Sorotan! Cengkeh RI Terkontaminasi Cesium-137, Apa yang Terjadi?
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari Amerika Serikat (AS). Otoritas setempat menemukan produk cengkeh asal Indonesia tercemar radioaktif Cesium-137 (Cs-137). Pemerintah pun bergerak cepat untuk menelusuri sumber paparan dan memastikan keamanan produk ekspor Indonesia lainnya. Hasilnya, sumber paparan terdeteksi berasal dari wilayah Lampung, bukan dari pabrik pengolahan di Surabaya.

Ketua Divisi Bidang Diplomasi dan Komunikasi Publik Satgas Penanganan Cs-137, Bara Hasibuan, menyampaikan informasi ini dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (13/10).

“Begitu mendapatkan laporan resmi dari US FDA mengenai produk cengkeh Indonesia yang terkontaminasi Cs-137 yang ditemukan di AS, Satgas Penanganan Cs-137 melalui BAPETEN langsung mengirim tim untuk meninjau tiga lokasi,” jelasnya.

Tiga lokasi tersebut adalah Surabaya (lokasi pengolahan cengkeh), serta dua sumber pasokan dari perkebunan di Pati, Jawa Tengah, dan Lampung.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Setelah melakukan penelusuran intensif, tim gabungan menemukan adanya kontaminasi di salah satu perkebunan di Lampung. Namun, Bara memastikan bahwa paparan tersebut bersifat terbatas dan tidak menyebar ke wilayah atau komoditas lain.

“Kami bisa memberikan konfirmasi bahwa ditemukan kontaminasi di perkebunan di Lampung. Kontaminasi tersebut ditemukan dalam jumlah terbatas dan tidak meluas ke wilayah atau komoditas lainnya,” tegasnya.

Sebagai langkah kehati-hatian, Satgas bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) merekomendasikan agar produk cengkeh yang terindikasi terkontaminasi tidak diperjualbelikan sementara waktu.

Hal ini dilakukan hingga hasil uji laboratorium lanjutan selesai dilakukan dan memastikan keamanan produk tersebut.

Baca Juga:
Ratu Zakiyah Turun Langsung Terjang Banjir BCP 2, Dorong Penanganan Banjir Jangka Panjang

Saat ini, tim masih terus menelusuri sumber paparan Cs-137 yang ditemukan di Lampung untuk mencegah perluasan dampak.

“Pemerintah sedang bergerak cepat melokalisir kontaminasi ini agar tidak meluas ke wilayah lain. Masyarakat dan pelaku usaha diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil uji laboratorium resmi. Pemerintah akan terus memberikan informasi terkini secara terbuka kepada publik secara terus menerus,” ujar Bara.

Investigasi awal menunjukkan belum ada indikasi keterkaitan dengan aktivitas industri logam, seperti kasus sebelumnya di Banten.

Seperti diketahui, kasus dugaan paparan radioaktif Cs-137 di Indonesia pertama kali mencuat setelah AS menolak masuknya produk udang beku asal Indonesia pada Agustus 2025.

Investigasi lanjutan menemukan material logam bekas yang mengandung Cs-137 di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten.

Sementara itu, pemeriksaan di pabrik pengolahan cengkeh di Surabaya menunjukkan tingkat radiasi dalam batas normal dan tidak ditemukan adanya paparan aktif.

Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa sumber paparan berasal dari perkebunan di Lampung.

Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah. Upaya penelusuran dan lokalisasi kontaminasi terus dilakukan secara intensif. Pemerintah juga berjanji akan memberikan informasi terkini kepada publik secara transparan.

Baca Juga:
Patuh Maung 2025: Serang Prioritaskan Keselamatan Berlalu Lintas

Diharapkan, dengan langkah-langkah cepat dan tepat, dampak dari kasus ini dapat diminimalkan dan kepercayaan dunia terhadap produk ekspor Indonesia tetap terjaga.

Previous Post

Keamanan Makanan Bergizi Gratis Ditingkatkan: BGN Terapkan Rapid Test Nasional!

Next Post

Darurat Radioaktif di Cikande: Pemerintah Percepat Pembangunan Tempat Penyimpanan Cesium-137

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id