JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari SMA Negeri 46 Jakarta! Dua siswi berbakat, Rizma Safitri dan Amanda Shakira, berhasil menembus babak final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025. Mereka sukses memikat perhatian juri dengan inovasi produk ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah sebagai bahan utama.
Rizma dan Amanda menunjukkan kreativitas tanpa batas dengan menciptakan sandal modis dari limbah kulit sintetis.
Tak hanya itu, mereka juga berhasil mengolah kombinasi kulit sintetis dan botol plastik daur ulang menjadi sepatu inovatif yang tak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai estetika dan ekonomi yang tinggi.
Inspirasi ini berawal dari kepedulian Rizma terhadap permasalahan sampah yang semakin mengkhawatirkan di lingkungan sekitarnya. Bersama Amanda, ia kemudian berinisiatif mencari solusi konkret.
Mereka melakukan riset mendalam, bereksperimen dengan berbagai teknik pengolahan limbah, hingga akhirnya belajar menganyam secara otodidak untuk mewujudkan ide mereka.
“Tantangan terbesar kami adalah mencari pengrajin di Jakarta yang bersedia membantu. Namun, dengan semangat dan kerja keras, kami berhasil mengatasi kendala tersebut,” ungkap Rizma dan Amanda, seraya berbagi kisah perjuangan mereka.
Pengumuman kelolosan mereka ke tingkat nasional pada 20 Agustus 2025 menjadi hadiah atas kerja keras mereka. Keduanya terpilih mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Tak hanya berfokus pada inovasi produk, Rizma dan Amanda juga menggagas program lingkungan yang diberi nama Cycletic di sekolah mereka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran teman-teman mereka tentang pentingnya pengelolaan limbah yang efektif.
Baca Juga:
Waspada Pangan Ilegal: Kopi Berbahaya dan Produk Kedaluwarsa Diamankan BPOM
Mereka menyediakan tempat sampah khusus untuk minyak jelantah bekas dan botol plastik. Limbah yang terkumpul kemudian diolah menjadi bahan bakar alternatif dan bahan baku untuk produk kerajinan yang memiliki nilai jual.
Saat ini, Rizma dan Amanda tengah mempersiapkan diri secara intensif untuk menghadapi babak final FIKSI 2025.
Persiapan meliputi penyusunan karya tulis ilmiah yang komprehensif, pembuatan video presentasi yang menarik dan informatif, desain poster yang memukau, serta pengembangan produk mereka agar semakin berkualitas dan siap dipasarkan.
Mereka juga mendapatkan bimbingan dari pembina FIKSI tingkat provinsi DKI Jakarta serta dukungan penuh dari pihak sekolah.
Ezra, guru pembimbing Rizma dan Amanda, menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh anak didiknya.
“Semangat dan dedikasi mereka membuktikan bahwa inovasi dapat lahir dari kepedulian terhadap lingkungan. Mereka adalah contoh inspiratif bagi siswa lainnya,” ujarnya dengan penuh semangat.
Pihak sekolah berharap bahwa pencapaian gemilang ini akan memotivasi siswa lain untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif dalam mengatasi masalah lingkungan melalui karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Baca Juga:
Terungkap! Kisah Warga Malaysia yang Sempat Ingin Bergabung dengan Indonesia
Rizma dan Amanda telah membuktikan bahwa dengan kreativitas, kerja keras, dan kepedulian, siswa Indonesia mampu menciptakan inovasi yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
















