• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, Maret 23, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Warisan Pendidikan atau Warisan Jabatan?: Skandal PPPK di Patia Sentil Presiden Prabowo

Guru Honorer Patia Bersatu: 'Jangan Jadikan Pendidikan Ladang Nepotisme!

Yustinus Agus by Yustinus Agus
09/10/2025
0
Warisan Pendidikan atau Warisan Jabatan?: Skandal PPPK di Patia Sentil Presiden Prabowo
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

PANDEGLANG – Di tengah hiruk pikuk pembangunan nasional, suara pilu dari pelosok pendidikan kembali terdengar. Para guru honorer di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, dengan berani menyuarakan aspirasi mereka melalui sebuah surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto. Surat ini menjadi simbol perlawanan terhadap praktik yang dianggap mencoreng wajah pendidikan Indonesia.

Surat yang ditandatangani oleh Ketua Jurnalis Banten Bersatu, Kasman, mengungkap kekhawatiran mendalam terkait dugaan praktik nepotisme yang terjadi dalam proses pengusulan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) untuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya di sektor pendidikan.

Isu ini menjadi sorotan tajam, mempertanyakan integritas dan transparansi dalam sistem rekrutmen tenaga pendidik.

BacaJuga

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

SDN Ciawi 2: Episentrum Kontroversi

Kasus ini bermula dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciawi 2, di mana Kepala Sekolah Ayip Nursadi diduga kuat telah mengusulkan anak kandungnya sendiri sebagai TKS.

Ironisnya, sang anak disinyalir belum memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan, mengingat statusnya sebagai mahasiswa aktif dengan bermodalkan ijazah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Masa pengabdiannya pun terbilang singkat, baru dimulai sekitar bulan Juli 2023.

Dalam sebuah wawancara eksklusif di Gedung PGRI Kecamatan Patia, Ayip Nursadi secara terbuka mengakui pengusulan tersebut.

Bahkan, ia turut menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) sebagai bentuk dukungan administratif terhadap anaknya.

Tindakan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, terutama para guru honorer yang merasa hak mereka telah diabaikan.

Pengusulan yang diduga terjadi pada Oktober 2025, bersamaan dengan masa krusial seleksi PPPK, telah memicu gelombang kekecewaan dan kemarahan di kalangan guru honorer yang merasa perjuangan dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun seolah tidak berarti apa-apa.

Baca Juga:
Pupuk Indonesia Cari Mitra! Buka Pendaftaran Kios Pupuk Bersubsidi 2026, Proses Transparan dan Efisien!

Mereka mempertanyakan, apakah keadilan masih berpihak pada mereka yang telah mengabdi dengan tulus?

Suara Akar Rumput yang Terabaikan

“Di Kecamatan Patia saja, terdapat lebih dari 50 guru honorer aktif yang telah puluhan tahun mengabdi dengan penuh dedikasi dalam keterbatasan. Namun, harapan mereka seolah pupus oleh praktik yang sama sekali tidak mencerminkan keadilan,” tegas Kasman dengan nada prihatin dalam pernyataan resminya.

Melalui surat terbuka tersebut, Kasman dan para pendidik yang merasa terzalimi memohon kepada Presiden Prabowo untuk memberikan perhatian serius terhadap masalah ini.

Mereka mendesak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengusulan TKS dan seleksi PPPK, terutama di daerah-daerah terpencil yang rentan terhadap praktik korupsi dan nepotisme.

“Kami tidak ingin pendidikan yang seharusnya menjadi pilar utama kemajuan bangsa, justru dijadikan ladang warisan berdasarkan hubungan darah, bukan prestasi dan pengabdian. Dunia pendidikan harus bersih dari praktik nepotisme dan penyalahgunaan wewenang yang dapat merusak moral generasi penerus bangsa,” tulis Kasman dengan nada geram dalam surat tersebut.

Pihaknya menegaskan bahwa keberpihakan terhadap guru honorer adalah wujud nyata dari keberpihakan negara terhadap masa depan bangsa.

Jika etika dan prinsip keadilan tidak dijunjung tinggi dalam proses rekrutmen tenaga pendidik, maka cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi mimpi kosong belaka.

Surat terbuka dari Patia ini adalah sebuah jeritan pilu dari mereka yang telah lama mengabdi tanpa adanya kepastian akan masa depan.

Para guru honorer berharap, Presiden Prabowo dapat menjadi pelindung dan pembela bagi mereka yang telah berjuang mendidik anak bangsa di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan.

Baca Juga:
Lansia Sehat, Banten Kuat: Strategi Pemprov Dongkrak Kualitas Hidup Generasi Emas

“Keberpihakan kepada guru honorer adalah cerminan keberpihakan negara terhadap masa depan bangsa yang lebih baik dan gemilang.”

Previous Post

Inovasi Pelayanan Publik: Disdukcapil Serang Jemput Bola Layani Warga Hingga Pelosok Desa

Next Post

PWI Kota Tangsel dan Dinas Pariwisata Jalin Kemitraan Erat untuk Kemajuan Daerah

Related Posts

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal
Opini

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

by Yustinus Agus
03/01/2026
0

JAKARTA - Polemik penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Jawa Barat kembali mengemuka setelah pernyataan Presiden Partai Buruh Said...

Read more
Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

02/01/2026
Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

26/12/2025
Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

24/12/2025
UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

22/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id