TANGERANG – Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, turut serta dalam gladi bersih penanaman jagung serentak Kuartal IV di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/10/2025). Kegiatan ini merupakan persiapan akbar menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rabu (8/10) mendatang, dalam rangka Program Ketahanan Pangan Nasional.
Kehadiran Kapolres Serang bukan sekadar formalitas. Ia hadir untuk memamerkan capaian gemilang dan inovasi kreatif Polres Serang dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Ketika Presiden Prabowo Subianto mengunjungi stand Inovasi Ketahanan Pangan Polda Banten, Kapolres Serang dengan bangga memaparkan berbagai terobosan yang telah diraih.
Prestasi Polres Serang dalam bidang swasembada pangan memang patut diacungi jempol. Mereka berhasil meraih Juara Umum Program Ketahanan Pangan dan Pekarangan Bergizi Tingkat Polda Banten.
Sebuah bukti nyata dedikasi personel Polres Serang bersama kelompok tani dalam mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Serang. Bahkan, Polres Serang juga menorehkan tinta emas di Tingkat Nasional dengan meraih 3 Besar Juara Nasional Ketahanan Pangan dalam Bidang Inovasi dan Produksi.
Salah satu inovasi unggulan yang menjadi andalan Polres Serang adalah produksi pupuk organik “Pak Bhabin”.
Pupuk ini terbuat dari kotoran hewan yang diolah menjadi pupuk kompos berkualitas tinggi. Kapolres Serang menjelaskan bahwa proses produksi pupuk kompos ini dimulai dari pengumpulan kotoran hewan (kohe) kerbau dari masyarakat.
Selain kohe, bahan lain yang digunakan adalah jerami, sekam, air tebu atau air gula merah, serta cairan EM4 untuk menghilangkan bau. Campuran bahan ini kemudian difermentasi selama dua minggu.
Baca Juga:
BPJS Kesehatan: Lebih Fleksibel! Sekarang Bisa Naik Kelas Rawat, Tapi… Ini yang Harus Kamu Tahu!
“Peralatan yang digunakan untuk mengolah limbah ternak menjadi pupuk siap dipasarkan, menggunakan mesin pencacah rakitan sendiri,” jelasnya.
Pupuk organik “Pak Bhabin” telah disalurkan ke seluruh Polsek jajaran dan kelompok tani (Poktan) binaan Polres Serang.
Inovasi ini terbukti ampuh meningkatkan kesuburan lahan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, sehingga memberikan dampak positif bagi produktivitas tanaman jagung dan hasil pertanian lainnya.
Tidak hanya di bidang pertanian, Polres Serang juga mengembangkan produk kerajinan tangan berbahan limbah kertas dan plastik sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Produk-produk kreatif ini dihasilkan oleh warga binaan dan kelompok masyarakat di wilayah hukum Polres Serang.
Kapolres Serang menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program prioritas pemerintah.
Selain mendukung ketahanan pangan, produk pupuk kompos dan kerajinan tangan ini juga sejalan dengan program pengentasan pengangguran yang digagas Kapolda Banten, yaitu Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran).
Baca Juga:
Purbaya Absen, Upaya Perdamaian Suksesi Keraton Gagal Berujung Teguran
“Dengan berbagai prestasi dan inovasi ini, kami optimis Polres Serang akan terus menjadi contoh dan inspirasi bagi jajaran kepolisian lain dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto,” tandas alumnus Akpol 2005 ini.
















