SERANG – Polres Serang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program pemerintah pusat dengan menggandeng kelompok tani untuk menggelar penanaman jagung serentak. Program Perluasan Areal Tanam (PAT) ini mencakup lahan seluas 30 hektar yang tersebar di berbagai wilayah.
Inisiatif bertajuk “Satu Desa Satu Hektare Jagung” ini digagas oleh Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, sebagai langkah strategis mendukung Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan nasional pada tahun 2025.
Kapolres Condro Sasongko menjelaskan bahwa penanaman jagung serentak ini dilaksanakan di 5 lokasi berbeda, meliputi wilayah Polsek Kopo, Carenang, Kragilan, Cikeusal, dan Petir. Total lahan PAT yang ditanami jagung pada kuartal III ini mencapai 30 hektar.
Secara rinci, Kapolres menyebutkan beberapa lokasi penanaman jagung, antara lain:
– Wilayah Polsek Kopo: Kampung Pasir Situ, Desa Mekar Baru (5 hektar); Kampung Ranca Sumur, Desa Ranca Sumur (5 hektar); dan Kampung Bayuku, Desa Gabus (5 hektar),
– Wilayah Polsek Kragilan: Desa Pematang (2 hektar).
– Wilayah Polsek Carenang: Kampung Ragas Tegal (2 hektar) dan Kampung Nusa (1 hektar).
Baca Juga:
Jeratan Judol-Pinjol Renggut Masa Depan Siswa SMP: Alarm bagi Pendidikan Indonesia!
– Wilayah Polsek Cikeusal: Kampung Bangkong, Desa Sukarame (5 hektar).
– Wilayah Polsek Petir: Kampung Wadas Nenggang, Desa Sindangsari.
“Penanaman jagung serentak di lahan seluas 30 hektar ini akan dilaksanakan pada 8 Oktober mendatang,” ungkap Kapolres pada Kamis (2/10/2025).
Sebagai wujud dukungan nyata kepada kelompok tani, Polres Serang akan memberikan bantuan berupa bibit jagung Bisi-18, pupuk NPK, urea, serta herbisida dan pestisida.
Kapolres menambahkan bahwa program penanaman jagung di 5 lokasi ini merupakan realisasi dari gerakan satu desa satu hektar lahan baru yang telah ia canangkan kepada seluruh Kapolsek jajaran.
“Saya menargetkan setiap Kapolsek wajib melaksanakan gerakan satu desa satu hektar lahan baru ini, dengan target total lahan PAT seluas 300 hektar yang siap ditanami jagung,” tegasnya.
Selain bertujuan mendukung program Asta Cita Presiden RI, kegiatan penanaman jagung ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan kelompok tani, serta mendukung upaya masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri.
Baca Juga:
Enam Paket Sintetis, Hukuman Mati Jadi Taruhannya
“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para petani dalam mensukseskan program ketahanan pangan,” pungkas alumnus Akpol 2005 ini.












