• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Maret 22, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Tambang Parung Panjang Dihentikan: Pro dan Kontra Kebijakan Dedi Mulyadi Mengemuka

Jalan Tengah yang Dicari: Pembatasan Truk, Pengaturan Lebih Ketat, ataukah Jalan Khusus Tambang?

Yustinus Agus by Yustinus Agus
02/10/2025
0
Tambang Parung Panjang Dihentikan: Pro dan Kontra Kebijakan Dedi Mulyadi Mengemuka
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

BOGOR – Kebijakan kontroversial Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menghentikan sementara aktivitas usaha tambang di wilayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin, Kabupaten Bogor, telah memicu gelombang pro dan kontra di tengah masyarakat. Keputusan ini, yang bertujuan untuk “menjaga ketenangan hidup masyarakat,” disambut dengan suka cita oleh sebagian warga, namun juga menuai kekecewaan dari mereka yang menggantungkan hidupnya pada industri pertambangan.

Sejak truk-truk tambang berhenti beroperasi, suasana di Parung Panjang berubah drastis. Elisa (46), seorang warga yang ditemui Kompas.com, mengungkapkan kegembiraannya atas jalanan yang kini lengang dan tidak macet.

“Ya senang gitu, enggak macet gitu kendaraannya. Bagus sekarang,” ujarnya.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Senada dengan Elisa, Andri (20), seorang pedagang gorengan di pinggir Jalan M. Toha, juga merasakan dampak positif dari berkurangnya polusi debu dan kelancaran lalu lintas.

Namun, di balik kelegaan sebagian warga, tersimpan kekhawatiran dan kekecewaan dari mereka yang terdampak langsung oleh penutupan tambang. Hari Setiawan, seorang warga lainnya, menilai bahwa kebijakan Dedi Mulyadi perlu dikaji ulang.

“Saya minta ke pemerintah ditinjau kembali surat edaran tersebut, apalagi akan ditutup sampai Desember, akan menjadi bumerang. Kami dibenturkan di bawah, yang salah ini pemerintah sebenarnya, kenapa kami dibenturkan gitu kan,” keluhnya.

Hari menjelaskan bahwa banyak warga yang menggantungkan hidupnya pada tambang, mulai dari kuli, sopir truk, hingga pedagang.

Ia mengusulkan beberapa solusi alternatif, seperti pembatasan jumlah truk atau penambahan personel Dishub untuk mengatur lalu lintas.

Baca Juga:
TKD Pandeglang Ricuh!

Namun, solusi utama yang dianggapnya paling ampuh adalah pembangunan jalan khusus tambang.

“Jalan khusus tambang harga mati,” tegasnya.

Menanggapi pro dan kontra yang muncul, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kebijakan penutupan tambang diambil demi kepentingan yang lebih luas.

Ia menyadari bahwa aktivitas tambang telah memberikan keuntungan besar bagi sebagian pihak, namun juga menimbulkan kerugian sosial dan lingkungan yang tidak bisa lagi diabaikan.

“Tambang itu sudah beroperasi sangat lama, sudah melahirkan banyak sekali orang-orang kaya, telah melahirkan properti-properti mewah di berbagai tempat. Pasti sudah banyak keuntungan yang diraih,” kata Dedi.

Namun, di balik itu, ia menyoroti kerusakan jalan, debu, kebisingan, hingga kecelakaan lalu lintas yang menjadi masalah serius bagi masyarakat sekitar.

“Kalau giliran ada kebijakan gubernur yang mengembalikan kembali ketenangan hidup warga, agar bisa menikmati jalan dengan baik, terbebas dari debu, terbebas dari kebisingan, terhindar dari berbagai kecelakaan yang ditimbulkan karena angkutan yang besar-besar, pasti maju yang paling depan adalah rakyat yang paling bawah,” tegasnya.

Lantas, bagaimana kelanjutan dari kebijakan kontroversial ini? Apakah pemerintah akan mempertimbangkan kembali aspirasi para pekerja tambang, ataukah akan tetap mempertahankan penutupan tambang demi ketenangan warga? Jalan tengah seperti apa yang bisa diambil untuk mengakomodasi kepentingan semua pihak?

Baca Juga:
Gerakan Pangan Murah: Kapolri Instruksikan Tindak Tegas Pelaku Penimbunan Sembako

Pertanyaan-pertanyaan ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah daerah.

Previous Post

Jangan Letakkan TV Dekat Router WiFi! Ini Alasan Pentingnya

Next Post

Konflik Gaza di Lapangan Hijau: Reebok Minta Logo Dihapus dari Jersey Timnas Israel

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id