JAKARTA – Di tengah hiruk pikuk Job Fest 2025 Jakarta Pusat, terselip sebuah kisah pilu tentang perjuangan seorang pemuda bernama Yesi (21) dalam mencari pekerjaan. Selama tiga tahun terakhir, Yesi tak pernah sekalipun berhasil lolos dari tahap interview kerja. Sebuah ironi di tengah gembar-gembor pemerintah tentang kemudahan mencari pekerjaan.
Setelah lulus SMK, Yesi pernah mengikuti interview kerja secara langsung untuk posisi di bidang marketing. Dengan percaya diri, ia merasa memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, apalagi lowongan tersebut tidak mensyaratkan gelar sarjana. Namun, setelah interview, tak ada kabar baik yang datang.
“Melamar kerja sih ada, terakhir tuh (di 2025) sempet dipanggil interview dua kali di waktu berdekatan, tapi ya engga dipanggil lagi (lanjutan),” ucap Yesi dengan nada lesu saat ditemui Kompas.com di Job Fest 2025, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025).
Tanpa Feedback, Yesi Meraba Kekurangan Diri
Yang lebih menyakitkan, Yesi tidak pernah mendapatkan feedback atau umpan balik setelah mengikuti interview kerja.
Ia tidak tahu apa yang menjadi kekurangannya sehingga selalu gagal. Ketidakpastian ini membuatnya sulit untuk memperbaiki diri dan meningkatkan peluangnya di masa depan.
” (Kendala atau kurang) di-interview enggak tau juga sih, enggak pernah ada kejelasan setelah interview soalnya,” ungkap Yesi dengan nada getir.
Antara Sales Event dan Salad Buah: Yesi Bertahan Hidup
Sulitnya mencari pekerjaan tetap memaksa Yesi untuk menerima tawaran pekerjaan serabutan sebagai sales atau SPG untuk event dengan jangka waktu kerja mingguan hingga bulanan.
Upah terbesar yang pernah ia dapatkan sebagai sales berkisar Rp 180.000 per hari, yang dibayarkan di akhir kontrak atau bulanan.
“Terakhir kerja (jadi sales) sekitar tiga bulan lalu, itu sales waktu bazar di Kota Kasablanka, sekarang belum kerja lagi,” kata dia.
Namun, pekerjaan sebagai SPG tidak selalu tersedia. Sementara itu, Yesi harus tetap mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Baca Juga:
Polemik Biaya Medis Keracunan MBG, BPJS Kesehatan dan Pemda Saling Lempar Tanggung Jawab?
Di saat tidak bekerja, Yesi berjualan salad buah bersama ibunya yang juga bekerja sebagai pedagang roti unyil buatan sendiri di Pasar Kembang Cikini.
Menurut Yesi, berjualan salad buah adalah langkah terbaik agar tetap bisa memberikan sebagian uang untuk ibunya. Ia tidak ingin melihat ibunya terus bekerja keras di usia senja.
“Biasa ngasih (uang jajan) ke ibu meski kalau lagi jualan salad ya enggak seberapa,” ujar dia.
Job Fest: Secercah Harapan untuk Yesi dan Ribuan Pencari Kerja Lainnya
Yesi berharap bisa mendapatkan pekerjaan tetap agar sang ibu tak perlu bekerja lagi di pasar. Harapan inilah yang ia bawa saat mendatangi Job Fest 2025.
“Kasian saja sama ibu sih kak, sudah tua masa masih harus kerja, padahal harusnya bisa tinggal santai di rumah,” kata Yesi dengan mata berkaca-kaca.
Job Fest 2025 Jakarta Pusat resmi dibuka dengan menghadirkan 36 perusahaan dan setidaknya hampir 4.000 lowongan pekerjaan di Gedung Pertemuan Pertamina, Cempaka Putih, Selasa. Job Fest akan dibuka selama dua hari hingga Rabu (1/10/2025).
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu solusi konkret Pemerintah Provinsi Jakarta untuk menekan angka pengangguran terbuka.
Ia berharap Job Fest 2025 dapat menyerap kurang lebih 30 persen tenaga kerja yang bisa mendapatkan pekerjaan.
Selain itu, Job Fest 2025 juga melibatkan berbagai UMKM agar para pengunjung bisa mudah mencari makan dan minum dengan harga terjangkau.
Sebuah upaya kecil untuk meringankan beban para pencari kerja di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
Kisah Yesi adalah potret buram dari realita yang dihadapi oleh ribuan pencari kerja di Jakarta. Di tengah persaingan yang ketat, mereka berjuang untuk mendapatkan pekerjaan yang layak demi menghidupi diri sendiri dan keluarga.
Baca Juga:
Aroma Korupsi Menyengat di Lebak: Proyek Puskesmas Jadi Bancakan?
Semoga Job Fest 2025 dapat menjadi titik balik bagi Yesi dan para pencari kerja lainnya untuk meraih mimpi mereka.
















