SERANG – Kasus dugaan tabrak lari yang sempat viral di media sosial, khususnya di akun infoserangtimur (TikTok, Instagram, dan Facebook), kini memasuki babak baru yang lebih serius. Pengemudi mobil Toyota Vios yang dituduh melakukan tabrak lari dalam video tersebut, kini mengambil langkah tegas dengan melaporkan penyebar video tersebut ke pihak kepolisian.
Laporan ini dilayangkan atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial yang dinilai merugikan pengemudi Toyota Vios.
Video yang direkam dan disebarkan oleh seorang pria di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) itu, dianggap telah mencemarkan nama baik dan kehormatan pengemudi Vios.
Merasa menjadi korban fitnah, pengemudi Toyota Vios memutuskan untuk melaporkan perbuatan tersebut ke aparatur penegak hukum.
Laporan ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Baca Juga:
Menuju Indonesia Emas: KNPI Rayakan HUT ke-52 dengan Semangat Persatuan
Perbuatan yang dilaporkan diduga melanggar pasal yang mengatur tentang penyerangan kehormatan atau nama baik orang lain melalui informasi dan atau dokumen elektronik.
Langkah hukum ini diambil sebagai upaya untuk membersihkan nama baik pengemudi Toyota Vios dari tuduhan yang tidak berdasar dan untuk memastikan keadilan ditegakkan.
Proses hukum lebih lanjut akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Angga, suami dari pengemudi Toyota Vios, mengungkapkan kekesalannya. “Kami mengambil langkah hukum dikarenakan tidak ada itikad baik dari pengirim dan penyebar video. Video tersebut tidak sesuai dengan kenyataan yang ada pada waktu kejadian. Langkah hukum ini kami ambil agar masyarakat bijak menggunakan media sosial dan jangan sembarangan mengirim video,” tegas Angga.
Baca Juga:
Desa Cikande Permai: Siap Bersaing di Lomba Desa Cantik Nasional
“Kami sudah beberapa hari menunggu itikad baik dari si pembuat video dan pengunggah video untuk musyawarah, tapi hingga saat ini mereka tidak memiliki itikad baik,” pungkas Angga dengan nada kecewa.















