LEBAK – Suasana Aula Multatuli Setda Lebak mendadak tegang pada Rabu (24/9/2025). Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, dengan nada lantang memberikan ultimatum kepada seluruh kepala sekolah di wilayahnya.
“Dana BOS itu harus bersih! Transparan! Jangan sampai ada pungutan liar yang membebani siswa!” gertak Bupati Hasbi saat menyerahkan SK pengangkatan dan mutasi kepala sekolah.
Tak tanggung-tanggung, 97 kepala sekolah yang hadir dibuat terdiam mendengar peringatan keras tersebut. Bupati Hasbi menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan profesionalisme.
“Ini bukan ajang cari duit! Ini amanah untuk mencerdaskan anak bangsa!” tegasnya.
Bupati berharap para kepala sekolah dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Lebak.
Baca Juga:
Inspirasi Hijau dari Taruna Akpol
Ia juga mengingatkan agar visi Kabupaten Lebak yang rukun, unggul, hegar, aman, dan yakin (Ruhay) dapat terwujud melalui pendidikan yang berkualitas dan merata.
Aksi berani Bupati Hasbi ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Lebak. Banyak yang memberikan dukungan penuh atas ketegasannya dalam memberantas praktik korupsi dan pungutan liar di dunia pendidikan.
“Bravo, Pak Bupati! Kami mendukung penuh langkah tegas ini!” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Lantas, bagaimana tanggapan para kepala sekolah atas ultimatum ini? Apakah mereka akan benar-benar menjalankan amanah dengan penuh integritas? Waktu yang akan menjawab.
Baca Juga:
Mimpi Piala Dunia Kandas, Maarten Paes Terbang Kembali ke Dallas
Yang jelas, Bupati Hasbi telah memberikan sinyal yang jelas bahwa dirinya tidak akan mentolerir segala bentuk penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS. Pendidikan di Lebak kini berada di persimpangan jalan, antara perbaikan atau keterpurukan.
















