SERANG – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan pentingnya peningkatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menghadapi tantangan pembangunan desa yang semakin kompleks. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BPD se-Provinsi Banten yang berlangsung meriah di Hotel Aston & Convention Center, Kota Serang, Rabu (24/9/2025).
“Rakorda ini adalah momentum konsolidasi dan silaturahmi untuk memperkuat fondasi BPD. Tantangan ke depan semakin berat, sehingga BPD harus semakin solid,” ujar Dimyati dengan semangat.
Rakorda yang mengusung tema ‘Penguatan BPD dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa’ ini menjadi ajang penting bagi para ketua BPD se-Provinsi Banten untuk berdiskusi dan bertukar pikiran.
Dimyati pun berjanji akan memberdayakan dan memaksimalkan peran BPD, termasuk dalam hal anggaran.
“Dengan distribusi of power ke BPD, akan dibarengi dengan distribusi of fund,” tegasnya.
Baca Juga:
Kapolri dan Mensesneg Sambut Antusiasme Warga di Panggung Rakyat HI
Saat ini, setiap desa mendapatkan bantuan Rp 5 juta untuk BPD. Dimyati berjanji akan memperjuangkan anggaran yang lebih besar agar BPD dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.
Dalam paparannya, Dimyati menjelaskan peran strategis BPD dalam pembangunan desa, mulai dari menjadi pilar demokrasi desa, merencanakan pembangunan, menganggarkan dana, mengawasi pelaksanaan, mendorong akuntabilitas pemerintah desa, hingga meningkatkan pelayanan publik.
BPD adalah garda terdepan dalam memastikan pembangunan desa berjalan transparan, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Dimyati menyerahkan bantuan sebesar Rp 10 juta kepada pengurus DPD Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Banten. Aksi ini disambut meriah oleh para peserta Rakorda.
Baca Juga:
Kesalahan Bendera Indonesia Saat Pembukaan SEA Games 2025 Jadi Sorotan
Dengan adanya Rakorda ini, diharapkan BPD se-Provinsi Banten semakin termotivasi untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Pembangunan desa yang demokratis dan akuntabel adalah kunci kemajuan Banten!












