SERANG – Aroma korupsi kembali mencemari wajah Kabupaten Serang. Kali ini, giliran PT Serang Berkah Mandiri (SBM), BUMD kebanggaan daerah, yang diduga menjadi sarang “tikus-tikus berdasi”. Direktur Utama (Dirut) PT SBM, Isbandi Ardiwinata Mahmud, menjadi tersangka utama dan terancam mendekam di balik jeruji besi.
Namun, apakah Isbandi hanya “tumbal”? Apakah ada aktor lain yang lebih besar yang bermain di balik layar? Pertanyaan ini terus menggelayuti benak publik.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di bawah kepemimpinan Ratu Rachmatuzakiyah menunjukkan ketegasan yang patut diacungi jempol. Mereka tidak memberikan ampun kepada koruptor, termasuk Dirut PT SBM. Bantuan hukum pun ditolak mentah-mentah.
“Korupsi adalah musuh kita bersama. Tidak ada toleransi bagi koruptor,” tegas Sekda Pemkab Serang, Zaldi Duhana, dengan nada berapi-api. “Jika terbukti bersalah, Dirut SBM akan diberhentikan dengan tidak hormat dan diproses sesuai hukum yang berlaku.”
Namun, langkah Pemkab Serang ini tidak serta merta memuaskan publik. Mereka menuntut agar kasus ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya. Siapa saja yang terlibat harus diseret ke pengadilan, tanpa pandang bulu.
Baca Juga:
Bencana Sampah di Sungai Susukan: Warga Tirtayasa Menjerit!
“Jangan hanya Dirut SBM yang dikorbankan. Bongkar semua borok di BUMD itu! Usut tuntas aliran dana yang mencurigakan! Jangan biarkan uang rakyat dirampok oleh para koruptor!” seru seorang aktivis antikorupsi dengan lantang.
Nasib PT SBM pun kini berada di ujung tanduk. Jika terbukti korupsi merajalela di perusahaan ini, Pemkab Serang tidak segan-segan untuk mempailitkannya. Ini adalah pilihan pahit, namun harus diambil demi menyelamatkan uang rakyat.
“Kami akan kaji secara mendalam. Jika memang PT SBM sudah tidak bisa diselamatkan, lebih baik dipailitkan saja. Daripada terus menjadi sarang korupsi,” tegas Zaldi.
Kasus di PT SBM ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh BUMD di Indonesia. Korupsi bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. Oleh karena itu, pengawasan yang ketat dan transparansi adalah kunci utama untuk mencegah praktik haram ini.
Baca Juga:
Air Laut Diprediksi Naik, Banten Bersiap Hadapi Rob dalam Beberapa Hari ke Depan
Akankah Ratu Zakiya berhasil membongkar semua borok warisan di PT SBM? Akankah para koruptor diadili seadil-adilnya? Waktu yang akan menjawab.
















