• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

‘Dosa’ Gus Yahya Diungkit!: Petisi Pencopotan dari MWA UI Banjir Dukungan, Masa Lalu dengan Israel Jadi Sorotan!

Masa Lalu Gus Yahya Diungkit: Kunjungan ke Netanyahu dan Undangan ke Berkowitz Jadi Bumerang!

Yustinus Agus by Yustinus Agus
20/09/2025
0
‘Dosa’ Gus Yahya Diungkit!: Petisi Pencopotan dari MWA UI Banjir Dukungan, Masa Lalu dengan Israel Jadi Sorotan!
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia (UI), Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, kembali menjadi sorotan tajam. Ribuan orang menandatangani petisi yang menuntut pencopotannya dari MWA UI, buntut dari kontroversi kehadiran akademikus pro-Zionis, Peter Berkowitz, sebagai pembicara di acara kampus pada 23 Agustus 2025 lalu.

Menanggapi gelombang protes dan petisi yang semakin membesar, Gus Yahya secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh sivitas akademika UI.

Ia mengakui adanya kelalaian dalam memeriksa latar belakang narasumber yang diundang, yang kemudian memicu polemik di kalangan mahasiswa dan alumni.

BacaJuga

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

“Saya menyesal atas kelalaian ini. Dengan penuh kerendahan hati, saya memohon maaf kepada pimpinan UI, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan alumni,” ujar Gus Yahya dalam pernyataan resmi yang diterima detikcom, Kamis (18/9/2025).

Gus Yahya juga berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh dan menerapkan mekanisme pengecekan yang lebih ketat di masa mendatang.

“Saya berkomitmen untuk menerapkan mekanisme pengecekan yang lebih ketat dan melibatkan berbagai pihak agar setiap langkah sejalan dengan nilai luhur dan reputasi Universitas Indonesia,” lanjutnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap dukungan kemerdekaan Palestina, Gus Yahya menegaskan kembali posisinya, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari MWA UI, untuk berdiri teguh bersama bangsa Indonesia dalam mendukung perjuangan tersebut.

Ia juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap pembentukan UI-Palestine Center dan siap berkontribusi aktif dalam pengembangannya.

“Semoga Universitas Indonesia senantiasa menjadi kampus unggul, berintegritas, dan kebanggaan bangsa,” tutup Gus Yahya.

Awal Mula Kontroversi: Kehadiran Peter Berkowitz Picu Kemarahan Mahasiswa

Mengutip dari platform change.org, kontroversi ini bermula saat acara Pengenalan Sistem Akademik Universitas (PSAU) UI dihebohkan dengan kehadiran Peter Berkowitz sebagai salah satu pembicara.

Latar belakang Berkowitz yang terafiliasi dengan Zionisme langsung memicu keresahan di kalangan mahasiswa dan alumni UI, yang selama ini dikenal sebagai kampus dengan dukungan kuat terhadap kemerdekaan Palestina.

Baca Juga:
Gubernur Banten Andra Soni Gagas Pos Pelayanan Desa Sejahtera

Universitas Indonesia Student for Justice in Palestine (UI SJP), sebuah komunitas kolektif mahasiswa yang peduli terhadap isu Palestina, dengan cepat merespons dengan serangkaian aksi.

Aksi-aksi tersebut meliputi aksi ‘UI Tolak Zionisme’, audiensi dengan pihak rektorat, diskusi pembentukan UI Palestine Center (UIPC), hingga penyusunan proposal public lecture untuk mengundang seorang profesor asal Palestina.

Setelah dilakukan penelusuran, Gus Yahya, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBNU, dikonfirmasi sebagai pihak yang bertanggung jawab atas undangan kepada Berkowitz.

Gus Yahya pun mengakui kelalaiannya dan telah menyampaikan permintaan maaf kepada rektor UI dan masyarakat.

Permintaan Maaf Tak Cukup: Petisi Pencopotan Gus Yahya Bergulir Deras

Namun, permintaan maaf tersebut dinilai belum cukup untuk meredam kemarahan mahasiswa dan alumni. UI SJP kemudian meluncurkan petisi berjudul “Dukung Pencopotan Yahya Cholil Staquf dari Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia”.

Hingga saat ini, petisi tersebut telah ditandatangani oleh 2.814 orang sejak pertama kali dibuat pada 12 September 2025.

Petisi ini dibuat dengan tujuan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang dan untuk membersihkan nama besar UI dari segala bentuk afiliasi dengan Zionisme.

UI SJP menyoroti rekam jejak Gus Yahya yang dinilai memiliki banyak irisan dengan tokoh dan agenda Zionisme.

Beberapa contoh yang disoroti oleh UI SJP antara lain adalah undangan kepada Berkowitz sebagai pembicara pada akademi kepemimpinan nasional NU 2025, undangan kepada Berkowitz ke forum agama G20 tahun 2022, hingga kunjungan PBNU ke Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, pada tahun 2018.

Tindakan dan rekam jejak tersebut, menurut UI SJP, telah mencoreng sembilan nilai luhur UI, khususnya nilai keadilan dan kemartabatan.

Baca Juga:
Tragedi Texas: Banjir Bandang Sapu Perkemahan, 32 Tewas!

Dengan ribuan tanda tangan yang terus bertambah, petisi ini menjadi bukti nyata bahwa kontroversi ini tidak bisa dianggap remeh. Akankah Gus Yahya mampu mempertahankan posisinya di MWA UI? Ataukah gelombang protes ini akan memaksanya untuk meletakkan jabatannya? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Previous Post

Polri Berbenah!”: Mahfud MD Diincar Jadi Ketua Tim Reformasi Kepolisian, Sinyal Perubahan Signifikan?

Next Post

“Lulus Uji Dadakan!”: Menkeu Purbaya Puas dengan Layanan Kring Pajak, Wajib Pajak Makin Mudah Urus Pajak!

Related Posts

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri
Nasional

Kabupaten Serang Jadi Role Model Nasional ETPD, Kepala Bapenda Diundang Kemendagri

by Yustinus Agus
25/02/2026
0

SERANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Serang di tingkat nasional. Atas keberhasilannya meraih indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)...

Read more
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Hari Pers Nasional

Hari Pers Nasional

29/01/2026
Industri Baja Nasional Siap Produksi 100 Jembatan Bailey per Bulan Tanpa Impor

Industri Baja Nasional Siap Produksi 100 Jembatan Bailey per Bulan Tanpa Impor

02/01/2026
Fenomena Regenerasi Alami Hutan Dunia, Indonesia Jadi Sorotan Ilmuwan

Fenomena Regenerasi Alami Hutan Dunia, Indonesia Jadi Sorotan Ilmuwan

26/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id