• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Prancis Memanas! 800 Ribu Warga Turun ke Jalan, Gelombang Protes Guncang Negara

Mogok Nasional Lumpuhkan Layanan Publik, PM Sebastien Lecornu Hadapi Ujian Berat

Yustinus Agus by Yustinus Agus
19/09/2025
0
Prancis Memanas! 800 Ribu Warga Turun ke Jalan, Gelombang Protes Guncang Negara
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA -:Prancis berada di ambang kekacauan! Demonstrasi besar-besaran melanda negara itu pada Kamis (18/9/2025), dengan sekitar 800.000 warga tumpah ruah ke jalan-jalan. Gelombang protes ini dipicu oleh kemarahan pekerja lintas sektor, mulai dari guru, sopir kereta api, apoteker, hingga staf rumah sakit, yang menghentikan aktivitas mereka. Para pelajar pun tak ketinggalan, ikut memblokir pintu masuk sekolah menengah sebagai bentuk perlawanan terhadap rencana pemotongan anggaran pemerintah.

Aksi demonstrasi ini merupakan pukulan telak bagi Perdana Menteri baru Prancis, Sebastien Lecornu, yang baru saja dilantik menggantikan pendahulunya yang digulingkan parlemen.

Ia kini menghadapi dilema berat antara menekan defisit anggaran—yang tahun lalu hampir dua kali lipat batas 3% Uni Eropa—atau mengakomodasi tuntutan para pekerja.

BacaJuga

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Paris Lumpuh, Sekolah Diblokir, Aksi Meluas ke Seluruh Negeri

Di Paris, dampak aksi demonstrasi terasa sangat jelas. Jalur metro hanya beroperasi pada jam-jam sibuk pagi dan sore, sementara akses masuk ke sejumlah sekolah ditutup dengan spanduk dan poster bernada protes.

Salah satu spanduk bertuliskan “Blokir sekolahmu melawan kebijakan penghematan”, dibawa oleh para pelajar di depan Lycée Maurice Ravel. Aksi tersebut juga diikuti oleh para guru dan perwakilan serikat pekerja.

Kementerian Dalam Negeri memperkirakan sekitar 800.000 orang terlibat dalam aksi ini. Serikat pekerja utama mengecam rencana fiskal pemerintah sebagai kebijakan “brutal” dan “tidak adil”. Ketua serikat CGT, Sophie Binet, menegaskan, “Kami akan terus melakukan mobilisasi selama belum ada respons memadai. Anggaran akan diputuskan di jalanan!”

Tuntutan Pekerja: Batalkan Pemotongan Anggaran, Naikkan Pajak Orang Kaya

Serikat pekerja menuntut agar rencana fiskal warisan pemerintahan sebelumnya dibatalkan. Mereka juga mendesak peningkatan belanja layanan publik, pajak yang lebih tinggi bagi kalangan kaya, serta pencabutan aturan kontroversial yang memaksa rakyat bekerja lebih lama demi memperoleh pensiun.

Baca Juga:
Gubernur Banten Terinspirasi Pidato Presiden di ICI 2025

Aksi protes ini merupakan puncak dari kemarahan yang telah lama terpendam di kalangan pekerja Prancis.

Mereka merasa bahwa pemerintah tidak adil dan hanya memprioritaskan kepentingan para elit ekonomi.

Aparat Keamanan Dikerahkan, Bentrokan Tak Terhindarkan

Untuk menjaga ketertiban, pemerintah Prancis mengerahkan 80.000 polisi dan gendarme, lengkap dengan unit anti huru-hara, drone, serta kendaraan lapis baja.

Namun, bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan tak terhindarkan. Pihak kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata untuk mengurai massa.

Beberapa demonstran bahkan mulai memanas dan membakar palet kayu di sekitar stasiun kereta Gare de Lyon di Paris sebagai bagian dari aksi mogok.

Dampak Mogok Nasional Meluas ke Berbagai Sektor

Dampak mogok kerja diperkirakan sangat luas. Laporan menyebutkan bahwa satu dari tiga guru sekolah dasar absen, 98% apotek tutup, sebagian pegawai perusahaan listrik EDF ikut berhenti bekerja, dan jaringan metro serta kereta regional mengalami gangguan yang signifikan.

Baca Juga:
Kardinal Suharyo: Pemilihan Paus, Inspirasi untuk Pemimpin yang Berintegritas

Kondisi ini menunjukkan betapa seriusnya situasi di Prancis saat ini. Pemerintah dan para pekerja harus segera menemukan solusi untuk mengatasi krisis ini, jika tidak, Prancis bisa terjerumus ke dalam kekacauan yang lebih dalam.

Previous Post

Mongol Stres Gigit Jari! Pinjamkan Rp 53 Miliar ke Cagub, Uang Raib, Orangnya Diciduk KPK

Next Post

MAN 1 Serang Bergelora! Bupati Ratu Zakiyah ‘Sentuh’ Hati Siswa dengan Motivasi dan Lantunan Sholawat

Related Posts

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar
International

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Tidak seperti komoditas ekspor khas Indonesia seperti minyak sawit, batu bara, atau kopi, ada satu ekspor yang belakangan...

Read more
Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

16/12/2025
Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

13/12/2025
Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

12/12/2025
Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

11/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id