• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Ekuador Membara! Harga Solar ‘Meroket’ Bikin Negara Kacau, Pemerintah Umumkan Keadaan Darurat

Rakyat Geram, Subsidi Dicabut, Bentrokan Tak Terhindarkan: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Yustinus Agus by Yustinus Agus
19/09/2025
0
Ekuador Membara! Harga Solar ‘Meroket’ Bikin Negara Kacau, Pemerintah Umumkan Keadaan Darurat
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Ekuador dilanda kerusuhan besar yang memaksa pemerintah memberlakukan keadaan darurat selama 60 hari. Gelombang protes meluas dipicu oleh keputusan pemerintah mencabut subsidi solar secara mendadak pada minggu lalu, memicu kemarahan dan kepanikan di kalangan masyarakat.

Mengutip laporan Fox News, Presiden Daniel Noboa mengambil langkah drastis dengan mengumumkan keadaan darurat demi meredakan situasi yang semakin memanas.

Keputusan ini akan berlaku di 24 provinsi di seluruh negara, menyusul apa yang disebut pemerintah sebagai “kerusuhan internal yang parah”. Angkatan bersenjata dan kepolisian nasional telah dikerahkan ke berbagai kota untuk menjaga ketertiban.

BacaJuga

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Ekuador dalam sebuah pernyataan menjelaskan bahwa pengerahan pasukan tersebut bertujuan untuk mencegah gangguan terhadap layanan publik dan menjamin kebebasan bergerak bagi masyarakat umum.

“Deklarasi ini tidak membatasi pergerakan publik atau memberlakukan jam malam. Namun, hak atas kebebasan berkumpul akan ditangguhkan setiap saat untuk setiap pertemuan yang bertujuan mengganggu layanan publik dan menghambat hak serta kebebasan penduduk lainnya,” demikian pernyataan dari Kedutaan Besar AS.

Laporan dari berbagai sumber, termasuk rekaman video yang beredar, menunjukkan warga Ekuador terlibat bentrokan sengit dengan pasukan polisi di ibu kota Quito.

Para pengunjuk rasa dengan berani membongkar pagar dan barikade, sementara polisi merespons dengan tembakan gas air mata di jalanan.

Pemicu Kemarahan: Pencabutan Subsidi Solar

Pemerintah Ekuador pada hari Jumat mengumumkan penghapusan subsidi solar nasional mulai hari Sabtu.

Baca Juga:
Tangisan Warga Lebak Selatan: Jalan Hancur, Harapan Hancur!

Langkah ini diambil dengan alasan untuk mengalihkan dana tersebut ke program-program sosial, dengan harapan dapat meringankan beban keuangan negara yang semakin berat.

“Selama beberapa dekade, subsidi solar telah membebani anggaran negara sebesar US$1,1 miliar (sekitar Rp 18 triliun), tanpa benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan,” tulis pemerintah Ekuador dalam sebuah pernyataan di platform X (sebelumnya Twitter).

Keputusan tersebut menyebabkan harga solar melonjak drastis dalam semalam, dari US$1,80 (sekitar Rp 29.600) per galon menjadi US$2,80 (sekitar Rp 45.900).

Ini mengakhiri subsidi yang telah berlangsung selama puluhan tahun, sebuah langkah yang sebelumnya pernah dicoba oleh pemerintahan-pemerintahan sebelumnya, namun selalu ditentang oleh masyarakat.

Dampak Langsung ke Kantong Rakyat Miskin?

Meskipun pemerintah menjanjikan pengalihan dana subsidi ke program sosial, warga Ekuador tetap khawatir bahwa kenaikan harga solar akan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat termiskin di negara itu.

Kenaikan harga solar diperkirakan akan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya transportasi, yang akan semakin membebani masyarakat kecil.

Pemerintah Ekuador berencana menerapkan mekanisme stabilisasi harga pada 11 Desember, sebagai langkah untuk melindungi konsumen dari fluktuasi harga global. Namun, detail mengenai rencana tersebut masih belum jelas, sehingga menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat.

Situasi di Ekuador saat ini sangat tegang dan tidak pasti. Pemerintah berupaya keras untuk meredakan kerusuhan dan mencari solusi yang adil bagi semua pihak.

Baca Juga:
Bhayangkara Sport Day: Layanan Perpanjang SIM Ramaikan Bundaran HI

Namun, tantangan yang dihadapi sangat besar, dan masa depan Ekuador masih belum jelas.

Previous Post

Prabowo ‘Gendong’ ASN! Gaji Guru, TNI/Polri, hingga Pejabat Negara Bakal Naik

Next Post

Mongol Stres Gigit Jari! Pinjamkan Rp 53 Miliar ke Cagub, Uang Raib, Orangnya Diciduk KPK

Related Posts

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar
International

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Tidak seperti komoditas ekspor khas Indonesia seperti minyak sawit, batu bara, atau kopi, ada satu ekspor yang belakangan...

Read more
Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

16/12/2025
Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

13/12/2025
Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

12/12/2025
Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

11/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id