SERANG – Hujan deras yang mengguyur Kampung Jempling tak mampu meruntuhkan semangat Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, dalam menjalankan misi sosialnya. Rabu sore (17/9/2025), beliau hadir di tengah-tengah emak-emak korban banjir di Kampung Jempling, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, membawa serta setitik harapan.
Acara bakti sosial bertajuk “Ngariung Iman Ngariung Aman” ini berlangsung sederhana, namun penuh kehangatan dan makna kekeluargaan. Kapolres tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga memberikan bantuan nyata berupa 40 bingkisan sembako.
Suasana semakinGayeng ketika Kapolres memberikan 5 hadiah door prize berupa setrika kepada emak-emak yang berani menyampaikan keluh kesahnya. Langkah ini diapresiasi warga karena menunjukkan kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Dengan tulus, Kapolres berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari keluarga korban banjir. Beliau juga berharap perhatian dan bantuan terus mengalir dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun elemen masyarakat lainnya.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk beberapa hari ke depan. Kami juga berharap akan ada bantuan susulan dari pemerintah atau pihak lain,” ujar Kapolres yang merupakan lulusan Akpol tahun 2005.
Baca Juga:
Berkah Bulan Ramadhan, Kapolres Serang Bagikan Takjil dan Minuman Bervitamin Pada Pengendara
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan pesan agar warga tetap tabah menghadapi cobaan banjir. Beliau mengingatkan pentingnya menjaga barang-barang berharga dan dokumen penting agar terhindar dari kerusakan atau kehilangan.
“Saat musim hujan seperti ini, kewaspadaan adalah kunci. Amankan barang berharga dan surat-surat penting agar tidak rusak,” imbaunya.
AKBP Condro Sasongko menyadari betul bahwa musibah banjir membuat warga kesulitan mencari nafkah. Kapolres tidak ingin ada warganya yang sampai kelaparan.
Oleh karena itu, Kapolres telah menginstruksikan Kapolsek dan jajarannya untuk aktif memantau kondisi masyarakat di lapangan. Koordinasi dengan instansi terkait, pemerintah desa, serta pengurus RT/RW juga ditekankan agar tidak ada warga yang kekurangan makanan.
Baca Juga:
Pemprov Banten Pacu Produksi Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan
“Saya tidak ingin mendengar ada warga yang kesulitan pangan. Kapolsek harus proaktif memonitor, berkoordinasi, dan memastikan tidak ada warga yang sampai kekurangan makanan,” tegasnya.












