• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Maret 24, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Terungkap! Kisah Warga Malaysia yang Sempat Ingin Bergabung dengan Indonesia

Bendera Merah Putih Berkibar di Malaya: Impian Persatuan yang Tak Terwujud

Yustinus Agus by Yustinus Agus
05/09/2025
0
Terungkap! Kisah Warga Malaysia yang Sempat Ingin Bergabung dengan Indonesia
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Indonesia dan Malaysia, dua negara yang bertetangga erat, menyimpan sebuah kisah sejarah yang tak banyak diketahui. Bayangkan, delapan dekade lalu, kedua negara serumpun ini hampir saja bersatu dalam sebuah entitas bernama ‘Negara Indonesia Raya’!

Meskipun rencana ambisius ini akhirnya kandas di tengah jalan, fakta menariknya adalah warga Malaysia pada masa itu sudah mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol harapan untuk bergabung dengan Indonesia. Bagaimana cerita lengkapnya bisa terjadi?

Semuanya bermula pada 12 Agustus 1945, saat tiga tokoh penting dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI): Soekarno, Mohammad Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat, dipanggil ke Dalat, Vietnam.

BacaJuga

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Mereka bertemu dengan Marsekal Terauchi, pemimpin militer Jepang di Asia Tenggara, yang menjanjikan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus 1945.

Dalam perjalanan pulang, rombongan Soekarno singgah di Singapura, lalu melanjutkan perjalanan ke Taiping, Perak. Di sana, mereka bertemu dengan dua tokoh nasionalis Melayu, Ibrahim Yaacob dan Burhanuddin Al-Helmy, yang memimpin Kesatuan Melayu Muda (KMM) dan Kesatuan Rakyat Indonesia Semenanjung (KRIS) – organisasi yang berjuang membebaskan Malaya dari penjajahan Inggris.

Pertemuan bersejarah ini memicu lahirnya gagasan Negara Indonesia Raya, yang meliputi Indonesia, Malaya, Singapura, Brunei, dan Kalimantan Utara.

Menurut penelitian Graham Brown (2005), ide ini merupakan kolaborasi antara tokoh lokal dan Jepang.

Baca Juga:
Pj Sekda Provinsi Banten Nana Supiana: Optimalkan Kinerja, Efisiensi Tidak Hambat Pelayanan Dasar

Soekarno dengan penuh semangat menyerukan, “Mari kita ciptakan satu tanah air bagi mereka yang berdarah Indonesia!”

Ibrahim Yaacob pun menyambut seruan itu dengan berkata, “Kami orang Melayu akan setia menciptakan tanah air dengan menyatukan Malaya dengan Indonesia yang merdeka!”

Sayangnya, ide penyatuan ini tidak mendapat dukungan penuh dari semua pihak. Sejarawan Boon Kheng Cheah dalam bukunya “Red Star Over Malaya” (1983) mengungkapkan kemungkinan bahwa Mohammad Hatta dan tokoh lainnya menolak gagasan tersebut.

Situasi berubah drastis ketika Jepang menyerah kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945. Golongan muda di Jakarta mendesak agar kemerdekaan Indonesia segera diproklamasikan.

Setelah drama Rengasdengklok, Indonesia akhirnya merdeka pada 17 Agustus 1945, lebih cepat dari rencana awal.

Sejak saat itu, impian Indonesia Raya pun pupus. Ibrahim Yaacob harus mengubah arah perjuangannya, dan Malaysia baru meraih kemerdekaannya 12 tahun kemudian, pada 31 Agustus 1957.

Baca Juga:
Perang Lawan Impor Ilegal! Maman Apresiasi Purbaya Sikat Mafia Bea Cukai

Kisah ini menjadi pengingat akan kompleksitas sejarah dan hubungan antara Indonesia dan Malaysia, serta impian persatuan yang pernah membara di hati para pejuang kemerdekaan.

Previous Post

Terungkap! Rincian Gaji Anggota DPR Setelah Pemangkasan Tunjangan

Next Post

Gaji Guru Lebih Rendah dari UMR? Pernyataan Menag Justru Memperburuk Keadaan!

Related Posts

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar
International

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Tidak seperti komoditas ekspor khas Indonesia seperti minyak sawit, batu bara, atau kopi, ada satu ekspor yang belakangan...

Read more
Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

Gunungan Sampah Tutupi Pasar Cimanggis, Pedagang dan Warga Resah

16/12/2025
Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

Dunia Mengakui Keindahan Pulau Komodo, Masuk Daftar 20 Destinasi Terbaik 2026

13/12/2025
Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

Hanoi Darurat Polusi: Kabut Beracun Kian Pekat, Warga Terancam

12/12/2025
Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

Andra Soni Dorong Infrastruktur dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi Merata di Banten

11/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id