JAKARTA – Kebahagiaan terpancar dari wajah 60 anak yatim dan dhuafa saat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon, bersama Yayasan Majelis Ilmu Muftahush Shudur, mewujudkan impian mereka melalui program “Merdeka Yatim”. Sebuah perjalanan wisata edukasi yang tak terlupakan ke Jakarta menjadi hadiah istimewa bagi anak-anak ini.
Program “Merdeka Yatim” mengajak anak-anak menjelajahi berbagai ikon ibu kota. Dimulai dari Monumen Nasional (Monas) yang megah, mereka belajar tentang sejarah bangsa. Kemudian, di Masjid Istiqlal yang bersejarah, mereka merasakan kedamaian dan kebersamaan.
Petualangan berlanjut ke Museum IPTEK Taman Mini Indonesia Indah (TMII), di mana mereka menambah wawasan tentang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Baca Juga:
Tragis! Anak SD Terjerat Judi Online: Kejahatan Digital Ancam Generasi Penerus!
Ketua PWI Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, menjelaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar jalan-jalan. “Ini adalah wujud janji teman-teman PWI Cilegon. Kami ingin anak-anak yatim merasakan suasana berbeda, belajar sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan, serta mendapatkan semangat baru untuk masa depan,” ujarnya.
PWI Cilegon ingin memberikan pengalaman berharga yang dapat menginspirasi anak-anak untuk meraih cita-cita.
Selain познавательные wisata, anak-anak juga mengikuti doa bersama dan pembekalan nilai-nilai kebangsaan. Tujuannya adalah untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan memperkuat karakter mereka sebagai generasi penerus bangsa.
Baca Juga:
Pemprov Banten Rangkul Komunitas Angkot: Trans Banten Dievaluasi Demi Keadilan!
Antusiasme anak-anak sangat terasa sepanjang perjalanan. Bagi mereka, kesempatan ini adalah pengalaman langka dan hadiah istimewa di bulan kemerdekaan. Senyum ceria mereka menjadi bukti bahwa “Janji Merdeka Yatim” telah berhasil mewujudkan kebahagiaan.
















