SERANG – Kabar gembira datang dari Kampung Pasir Situ, Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang! Polres Serang menggelar panen raya jagung Kuartal III di lahan seluas 22 hektar dari total 60 hektar yang dikelola (22/8/2025). Hasil panen ini bukan hanya sekadar angka, tapi juga bukti nyata komitmen Polres Serang dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah pusat dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Alhamdulillah kita melakukan panen kedua jagung Kuartal III di lahan seluas 22 hektar. Pada panen raya Kuartal II sebanyak 140 ton jagung pipil, kami berharap setelah ada perluasan lahan, hasil panen meningkat,” ujar Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, dengan wajah sumringah.
Pada panen Kuartal II sebelumnya, yang dihadiri langsung oleh Kapolda Banten, Polres Serang berhasil mengumpulkan 140 ton jagung pipil dari lahan seluas 18 hektar. Dengan penambahan lahan seluas 4 hektar, panen kali ini diharapkan mampu menghasilkan tidak kurang dari 170 ton jagung berkualitas tinggi.
Jalin Kemitraan Strategis dengan Bulog
Untuk memastikan hasil panen tersalurkan dengan baik dan memberikan keuntungan maksimal bagi petani, Polres Serang telah menjalin kerjasama strategis dengan Bulog Sub Divre Serang.
“Jagung yang dipanen dilakukan proses pengeringan, kemudian dijual ke Bulog yang memiliki kerjasama dengan harga per kilogram Rp6.500,” ungkap Condro.
Menariknya, Polres Serang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengambil sepeser pun keuntungan dari hasil panen. Seluruh hasil penjualan jagung pipil akan dikembalikan kepada petani, untuk digunakan kembali dalam perluasan lahan, pengolahan lahan baru, serta meningkatkan kesejahteraan kelompok tani.
“Hasil dari panen ini menjadi hak petani untuk digunakan untuk menambah luasan dan mengolah lahan baru serta untuk kesejahteraan kelompok tani,” tandas Kapolres.
Baca Juga:
Bank Banten Pastikan Pengunduran Diri Bambang Widyatmoko Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan
Apresiasi untuk Petani Hebat
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan apresiasi tinggi kepada Poktan Harapan, yang dinilainya memiliki peran sentral dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah pusat.
“Saya mengapresiasi kerja keras dari kelompok tani Harapan yang amanah menggarap puluhan hektar tanaman jagung sesuai target sekitar 4 bulan panen. Usai panen akan dilakukan penanaman jagung kembali,” ujarnya.
Kapolres berharap, panen raya ini dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk meningkatkan produktivitas pertanian, sejalan dengan cita-cita luhur mewujudkan Indonesia Swasembada Pangan.
Petani Berharap Panen Berkah
Ketua Kelompok Tani Harapan, Hadi Kuncoro, tak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan penanaman jagung ini tidak terlepas dari dukungan penuh dan semangat yang diberikan oleh Kapolres Serang.
“Insha Allah untuk panen kedua masa tanam kuartal II di lahan 22 hektare ini, akan menghasilkan tidak kurang dari 170 ton jagung pipil, dengan asumsi 8 ton per hektare,” kata Hadi Kuncoro, penuh optimisme.
Baca Juga:
Wartawan dan Petugas KLHK Dikeroyok, Polisi Tangkap 2 Sekuriti Pabrik Timah!
Panen raya jagung ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kabag SDM Kompol Agus Supriyadi, Kasat Pamobvit AKP Sumadi, Kasat Intelkam Iptu Saeful Sani, Kapolsek Kopo Iptu Aripin Simbolon, Danramil Kapten Inf Jaksen Beay, serta perwakilan dari Bulog Sub Divre Serang dan Kepala Desa Ranca Sumur.
















