SERANG – Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, resmi membuka Project Based Learning (PBL) Smart Sector di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang. Senin, (04/08). Didukung penuh oleh Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, program ini diharapkan menjadi solusi peningkatan penyerapan tenaga kerja di industri.
PBL yang digelar Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker melalui BBPVP Serang menawarkan pelatihan inovatif di bidang Smart Farming, Smart IT Creative Skills, Smart Manufacturing, Smart Building, dan Smart Supply Chain.
“Pelatihan di BBPVP merupakan transformasi untuk peningkatan kapasitas SDM dan skill yang terus berkembang sesuai tantangan ke depan,” ujar Wabup Najib Hamas, mewakili Bupati Serang. Ia menambahkan bahwa meskipun pelatihan tradisional seperti menjahit tetap penting, kompetensi yang diajarkan akan terus beradaptasi dengan kebutuhan industri yang semakin beragam.
Kerja sama strategis antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dan BBPVP pun telah terjalin. “Kami akan bersinergi untuk peningkatan kapasitas SDM, daya dukung industri, dan pelatihan SDM untuk pengurus koperasi,” jelas Najib Hamas seusai berdiskusi dengan Menaker Yassierli dan Dirjen Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmat.
Baca Juga:
Listrik Merenggut Nyawa! Insiden Tragis di Mamuju, Teknisi Telkom Jadi Korban
Ia mengajak pemuda Kabupaten Serang untuk memanfaatkan berbagai pelatihan yang tersedia, mulai dari barista, pendamping wisata, hingga pengelolaan koperasi, guna menciptakan peluang ekonomi mandiri.
Menaker Yassierli menekankan pentingnya pelatihan yang selaras dengan perkembangan teknologi, sebagaimana tercermin dalam tema smart yang diusung PBL. “Program ini bertujuan menjembatani pelatihan vokasi dengan kebutuhan industri. Ke depannya, akan diintegrasikan dengan program magang,” jelasnya.
Menaker Yassierli optimistis PBL akan menjadi tren baru bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi, dengan target pelatihan sebanyak 20.000 orang.
Hadir dalam acara tersebut Dirjen Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmat; Kepala BBPVP Serang, Adi Nugroho; Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia; Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, Fatah Sulaiman; Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami; dan ratusan peserta pelatihan.
Baca Juga:
Skandal ‘Uang Pelicin Haji’: Khalid Basalamah Ungkap Peran Oknum Kemenag!
Project-Based Learning (PBL) adalah pendekatan pembelajaran yang melibatkan siswa dalam proyek nyata dan autentik untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Dalam PBL, siswa menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari dalam konteks yang lebih luas dan berarti.
















