JAKARTA – Demi keamanan dan kelancaran BRI Super League 2025/26, Baharkam Polri memberikan edukasi penilaian risiko kepada seluruh klub peserta. Kombes Pol Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H., Auditor Sispamobvitnas Madya Tk. III Baharkam Polri, menjadi narasumber utama dalam workshop yang diselenggarakan di Meeting Room Hall – I.League Office, Menara Mandiri II, Jakarta, Senin (21/7/2025).
Workshop yang berlangsung pukul 13.00 hingga 14.20 WIB ini dihadiri perwakilan dari 18 klub peserta BRI Super League 2025/26, termasuk klub-klub besar seperti Arema FC, Bali United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, dan Persija Jakarta.
Baca Juga:
Kesalahan Bendera Indonesia Saat Pembukaan SEA Games 2025 Jadi Sorotan
Kombes Pol Sigit Haryono memaparkan materi Penilaian Risiko (Risk Assessment) Penyelenggaraan Olahraga selama satu jam, dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif selama 15 menit. Sesi ini memberikan kesempatan bagi klub untuk memahami aspek keamanan dan mitigasi risiko dalam penyelenggaraan pertandingan.
“Keamanan dan keselamatan dalam setiap ajang olahraga adalah prioritas utama. Melalui paparan penilaian risiko ini, kami berharap setiap klub dapat memahami potensi-potensi risiko yang ada dan bersama-sama merumuskan langkah-langkah mitigasi yang efektif,” jelas Kombes Pol Sigit Haryono.
Baca Juga:
Prabowo Beraksi di Gaza, Antara Realitas Diplomasi dan Idealisme Perdamaian
Workshop ini menunjukan komitmen Baharkam Polri dalam mendukung keamanan BRI Super League. Dengan edukasi dan sinergi, diharapkan kualitas keamanan pertandingan sepak bola di Indonesia dapat terus ditingkatkan demi kenyamanan penonton dan peserta. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama pada pukul 14.20 WIB.
















