SERANG – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan pemerintah, Polsek Kramatwatu, Serang, Banten, berinisiatif mengolah lahan seluas 10 hektar untuk ditanami jagung hibrida. Prosesnya dimulai dari perataan lahan menggunakan beko, dilanjutkan pengolahan tanah dengan traktor singkal dan rotari, hingga pemupukan dengan kotoran ayam sebelum akhirnya ditanami.
Kapolsek Kramatwatu, Kompol Agus Ahmad Kurnia, yang ditemui di lokasi penanaman di Kampung Krapcak, Desa Wanayasa, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan hasil swadaya dan kolaborasi berbagai pihak. “Pengadaan beko merupakan swadaya dari para Kades, Polsek Kramatwatu, dan tokoh masyarakat (H. Fuad). Traktor kami dapatkan dari bantuan Dinas Pertanian Provinsi melalui Anggota Dewan, Dinas Pertanian dan BPP Kecamatan Kramatwatu (Ibu Nelly Harlina), serta bantuan dari pelaku pertanian (H. Anis),” ungkap Kompol Agus.
Baca Juga:
Air Rebusan Kacang Hijau Jadi Tren Sehat: Ragam Manfaatnya dari Kontrol Gula Darah hingga Tingkatkan Energi
Jebolan Seba Prajurit Karier Polri tahun 1996 ini menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan di desa binaan, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Lebih lanjut, mantan Kasatresnarkoba Polresta Serang Kota tahun 2022 ini menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mengawal program strategis peningkatan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Baca Juga:
TNI Sigap Bantu Korban Bencana di Tunjung Teja: Kemanunggalan TNI-Rakyat Terus Dikuatkan
“Kegiatan ini merupakan salah satu prioritas pendampingan Polri terhadap masyarakat desa dalam menghadapi tantangan pangan ke depan. Kami sangat mendukung program ini. Kehadiran Polri di masyarakat bukan hanya sebagai mitra keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan desa, termasuk di sektor pertanian,” tegas Kapolsek.
















