SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan dengan mengalokasikan dana insentif bagi guru madrasah di seluruh 29 kecamatan pada APBD Tahun 2026. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, usai menghadiri Bimtek Manajemen Kepala Madrasah dan Silaturahmi Akbar di Tenis Indoor, Kamis (17/7/2025).
“Alhamdulillah, ini lembaran baru bagi Kabupaten Serang. Madrasah merupakan bagian tak terpisahkan dalam memajukan pendidikan,” ungkap Najib Hamas kepada wartawan. Ia menegaskan tidak ada pembedaan antara sekolah umum dan madrasah, menganggap madrasah sebagai bagian integral dari sistem pendidikan di Kabupaten Serang. “Bimtek ini, yang dimotori FKKMS, Kemenag, dan Kasubag, merupakan langkah awal penguatan kapasitas kelembagaan madrasah dan akan menjadi agenda rutin,” tambahnya.
Baca Juga:
Blanksack Indonesia Gelar Rakornas 2025, Putuskan Sejumlah Kebijakan Penting
Dukungan Pemkab Serang meliputi peningkatan kapasitas guru dan, yang terpenting, alokasi dana insentif. “Secara bertahap, kita akan berikan insentif kepada hampir 8.000 guru madrasah di Kabupaten Serang,” jelas Najib Hamas. Meskipun sarana prasarana juga akan ditingkatkan secara bertahap, insentif guru menjadi prioritas utama.
“Kepedulian terhadap kesejahteraan guru madrasah perlu ditingkatkan. Insentif ini akan dianggarkan di APBD 2026. Besarannya akan dihitung berdasarkan verifikasi data dari Kemenag, dan Pemkab Serang akan berkolaborasi sesuai kewenangan,” paparnya. Najib Hamas menekankan komitmen Bupati untuk memastikan kesejahteraan guru madrasah yang selama ini masih jauh dari harapan. “Madrasah adalah bagian penting dari pendidikan kita, dan kita tidak akan pernah meninggalkannya,” tegasnya.
Baca Juga:
Bata Setop Produksi Sepatu: Gelombang PHK Mengintai? Menaker Turun Tangan
Kepala Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qurni, menyambut baik rencana tersebut. “Ini kabar baik bagi guru madrasah!” ujarnya. Ketua FKKM Kabupaten Serang, Tubagus Erwin Mahrobi, mengapresiasi dukungan Pemkab Serang dalam memfasilitasi Bimtek dan Silaturahmi Akbar. Ia berharap ini menjadi langkah awal menuju pemerataan pendidikan tanpa diskriminasi. “Mudah-mudahan ini awal dari penyamarataan pendidikan di Kabupaten Serang, tanpa diskriminasi,” harapnya.
















