TANGERANG SELATAN – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan, Edy Ryadi, memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Metro Jaya atas penangkapan komplotan wartawan gadungan yang diduga melakukan pemerasan di Tangerang Selatan. Tindakan tegas ini, menurut Edy, sangat penting untuk melindungi marwah profesi wartawan dan menjaga kepercayaan publik.
“Saya mendukung penuh langkah Polda Metro Jaya. Ini pembelajaran penting agar praktik penipuan yang mengatasnamakan wartawan segera dihentikan,” tegas Edy Ryadi, Minggu (13/7/2025). Edy menekankan bahwa tindakan oknum yang mengaku wartawan namun melakukan pemerasan telah mencemarkan nama baik jurnalistik.
Baca Juga:
Sawah Luhur Jadi ‘Lahan Basah’ Oknum Pejabat? Walikota Serang Dilaporkan ke Ombudsman!
Edy juga mengingatkan seluruh anggota PWI Kota Tangsel dan insan pers lainnya untuk senantiasa berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. Wartawan, sebagai pilar keempat demokrasi, harus mengedepankan akurasi, fakta, dan keseimbangan informasi.
“Saya minta teman-teman wartawan menjunjung tinggi etika profesi dan menghindari segala bentuk pemerasan atau tindakan melawan hukum. Sanksi tegas akan diberikan kepada anggota yang melanggar,” tegasnya. PWI Tangsel, lanjut Edy, tidak akan mentolerir pelanggaran kode etik.
Baca Juga:
Kampung Donomulyo Rayakan HUT ke-58
Edy mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan praktik pemerasan yang mengatasnamakan wartawan kepada pihak berwajib atau organisasi profesi. “Kolaborasi masyarakat, media profesional, dan aparat penegak hukum krusial untuk menciptakan ekosistem pers yang sehat dan terpercaya,” pungkasnya.















