LEBAK – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 di Banten telah ditutup pada 30 Juni lalu. Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten melaporkan masih terdapat 3.483 kursi kosong di SMA dan SMK Negeri.
Kepala Disdikbud Banten, Lukman, mengungkapkan jumlah pendaftar SMA Negeri mencapai 109.220 orang, sementara kuota hanya 47.700. Sedangkan untuk SMK Negeri, dari 55.648 pendaftar, hanya 31.022 yang diterima, padahal kuota tersedia sebanyak 34.128. Menariknya, Sekolah Khusus Negeri (SKhN) justru terisi penuh dengan 1.630 pendaftar yang semuanya dinyatakan lulus.
Baca Juga:
Copet Cantik Beraksi di Cikande, Karyawati Jadi Korban
Lukman menjelaskan, kursi kosong tersebut terkonsentrasi di daerah pelosok, terutama di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. “Negeri ada yang masih kurang (kuota), di wilayah Selatan (Pandeglang dan Lebak) tapi berjalan saja,” ujarnya.
Kondisi berbeda terjadi di sekolah swasta yang mengikuti program sekolah gratis. Sebanyak 232 SMA swasta dengan kuota 36.141 siswa hanya menerima 11.712 siswa. Sementara itu, dari 522 SMK swasta dengan kuota 60.136 siswa, sebanyak 56.880 siswa diterima. Untuk SKh swasta, dari kuota 6.343 siswa, hanya 2.582 siswa yang diterima di 59 sekolah.
Baca Juga:
Kapolri Tunjuk Irjen Ramdani Jadi Dankorbrimob: Rotasi Jabatan untuk Tingkatkan Kinerja Polri!
Lukman menambahkan, “Jumlah siswa SMA dan SMK swasta masih dinamis karena pekan ini masih sinkronisasi.” Artinya, angka-angka tersebut masih bisa berubah.
















