• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Kejutan di Asia Tenggara: Indonesia Pilih KAAN, Barat Tertinggal?

Pembelian jet tempur Turki oleh Indonesia mengguncang industri pertahanan global.

Yustinus Agus by Yustinus Agus
06/07/2025
0
Kejutan di Asia Tenggara: Indonesia Pilih KAAN, Barat Tertinggal?
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Indonesia, negara dengan populasi muslim terbesar dunia dan terbesar keempat di dunia (sekitar 218 juta jiwa), menjadi rebutan AS dan Tiongkok di Asia Tenggara. Menjalankan kebijakan luar negeri netral, Indonesia menyeimbangkan kedua negara adidaya ini untuk memaksimalkan keuntungannya. Salah satu arena perebutan pengaruh ini adalah sektor pertahanan, khususnya manufaktur dan ekspor senjata.

 

Indonesia tengah melakukan modernisasi militer besar-besaran, fokus pada peningkatan kemampuan angkatan laut dan udara karena letak geografisnya. Pembelian jet tempur KAAN dari Turki menandai pergeseran signifikan dalam strategi pertahanan Indonesia, menunjukkan ketidakberpihakan pada negara besar mana pun.

BacaJuga

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga

 

Kontrak senilai 10 miliar dolar AS untuk pengiriman jet tempur KAAN pada 2030-an ini mengejutkan banyak pihak. Menurut National Interest, kesepakatan ini bukan hanya lompatan besar bagi kemampuan udara Indonesia, tetapi juga mencerminkan kemerosotan industri pertahanan Barat. Ketidakmampuan memproduksi massal sistem rumit dan kalah bersaing dengan China, Rusia, dan kini Turki dalam desain pesawat terbang, membuat sektor pertahanan Barat stagnan, mengandalkan reputasi masa lalu. Indonesia menjadi contoh nyata kejatuhan ini.

Baca Juga:
Gubernur Andra Soni Lepas Kontingen Pornas Korpri: ASN Banten Harus Jadi Teladan Sportivitas!

 

Amerika Serikat, yang membutuhkan hubungan erat dengan Jakarta untuk melawan pengaruh China, menghadapi kendala. F-35 dianggap terlalu mahal dan rumit bagi negara berkembang seperti Indonesia. Pesawat tempur KAAN mengisi kekosongan ini, menjadi buah dari serangkaian keputusan AS yang dimulai sejak era Obama. Pengeluaran Turki dari program pengembangan F-35 setelah membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia, justru mendorong Turki untuk menasionalisasikan pengembangan militernya.

 

Hasilnya, Turki kini memproduksi kapal perang dan pesawat tempur dengan kecepatan yang mengesankan, menciptakan kapasitas produksi pertahanan dalam negeri yang luar biasa. Ankara, sebagai kekuatan regional yang bangkit, tak gentar menghadapi apa yang dianggapnya sebagai agresi Barat. Kehilangan akses ke F-35 justru mendorong Turki membangun kemampuan pesawat tempur generasi kelima sendiri.

 

Baca Juga:
Kurban Presiden Prabowo di Banten: 1,15 Ton Daging untuk Masyarakat

Kini, Turki bersaing dengan Amerika, Rusia, dan China di pasar ekspor global. Kesepakatan KAAN dengan Indonesia menjadi kemenangan besar pertama Turki. Ekspor senjata ini berdampak jangka panjang, mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan tersebut, memberi Turki pengaruh signifikan di Asia Tenggara, sebagian besar dengan mengorbankan kekuatan Eropa dan Amerika. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan kabar baik ini di media sosial, menyebut Indonesia sebagai saudara dan menyatakan bahwa 48 KAAN akan diproduksi di Turki dan diekspor ke Indonesia, dengan memanfaatkan kemampuan lokal Indonesia dalam proses produksi.

Previous Post

Jebakan Maut! Oknum Guru Depok Tertangkap Jual-Beli Kursi SMP

Next Post

Bupati Serang Santuni Anak Yatim di Ciomas

Related Posts

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar
International

Arwana RI Jadi Primadona di Pasar China, Transaksi Capai Jutaan Dolar

by Yustinus Agus
26/12/2025
0

JAKARTA - Tidak seperti komoditas ekspor khas Indonesia seperti minyak sawit, batu bara, atau kopi, ada satu ekspor yang belakangan...

Read more
Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga

Polemik Pembongkaran Jembatan Kereta Api UNESCO di Lembah Anai Picu Penolakan Warga

26/12/2025
Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

Pasokan Cabai Aceh Masuk Jakarta, Pedagang Soroti Kualitas yang Cepat Lembek

24/12/2025
Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo 2026: Simak Jadwal Lengkapnya

Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo 2026: Simak Jadwal Lengkapnya

23/12/2025
Puncak Bogor Siap Sambut Wisatawan, Aturan Ganjil Genap Dihapus Sementara

Puncak Bogor Siap Sambut Wisatawan, Aturan Ganjil Genap Dihapus Sementara

23/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id