• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Banten: Era Baru, atau Hanya Ganti Wajah?

Pilkada 2024 dan Tantangan Mengakhiri Dominasi Dinasti Politik

Yustinus Agus by Yustinus Agus
23/06/2025
0
Banten:  Era Baru, atau Hanya Ganti Wajah?
0
SHARES
9
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

BANTEN – Banten sejak awal 2000-an, dikenal dengan dominasi politik dinasti. Nama Dimyati Natakusumah dari Pandeglang dan Ratu Atut Chosiyah dari Serang menjadi simbolnya. Keduanya membangun kekuasaan melalui jaringan keluarga, pengaruh sosial, dan dukungan partai politik. Setelah Dimyati menjabat Bupati Pandeglang dua periode (2000-2009), istrinya, Irna Narulita, melanjutkan kepemimpinan hingga 2025. Anak-anak dan adik Dimyati juga terjun ke dunia politik. Di sisi lain, Dinasti Rau, berakar dari Chasan Sochib (ayah Ratu Atut), mempertahankan pengaruhnya melalui Airin Rachmi Diany, mantan Wali Kota Tangsel dua periode, hingga Pilkada 2024 (R. D. Pradita et al. 2025).

 

Fenomena ini bukan sekadar soal nama keluarga, melainkan sirkulasi elite yang beku. Tokoh baru hampir selalu terhubung secara darah atau pernikahan dengan elite sebelumnya. Jalur politik menjadi “jalan tol” bagi keluarga elite, sementara masyarakat umum hanya bisa menempuh “jalan setapak” (M. A. Sukri, 2020). Meskipun masyarakat Banten menyadari dampak negatif politik dinasti terhadap demokrasi, minimnya partisipasi politik dan figur alternatif membuat dinasti tetap berkuasa.

BacaJuga

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

 

Pilkada Banten 2024 menandai titik balik. Pasangan Andra Soni dan Dimyati Natakusumah mengalahkan pasangan Airin-Ade Sumardi dari kubu Rau, meraih lebih dari 3 juta suara dan unggul di enam dari delapan kabupaten/kota (M. D. Nurfaisal et al. 2025). Kemenangan ini bukan hanya soal strategi kampanye, tetapi juga pergeseran preferensi pemilih yang lebih memperhatikan integritas dan rekam jejak. Meskipun kedua dinasti memiliki catatan hukum, publik tampak lebih sensitif terhadap isu korupsi. Pertanyaannya: akankah kemenangan ini membawa perubahan substansial, atau hanya pergantian wajah dengan pola lama yang tetap bertahan?

 

Dari segi pembangunan, IPM Banten pada 2024 mencapai 76,35, masuk tujuh besar nasional. Namun, angka ini menutupi ketimpangan yang signifikan. Tangsel memiliki IPM tertinggi (84,16), sementara Lebak tertinggal jauh (68,33). Kemajuan terkonsentrasi di wilayah utara, sementara wilayah selatan masih bergelut dengan kemiskinan, rendahnya pendidikan, dan akses kesehatan yang buruk (M. T. Pratama et al. 2022). Pemerataan pembangunan, meskipun tertuang dalam RTRW 2023-2043, masih membutuhkan implementasi yang kuat.

 

Baca Juga:
IKN Lahir: STIA Banten Naik Kelas, Siap Cetak Generasi Unggul dan Mandiri!

Kekuasaan di Banten berkarakteristik tradisional dan patronase. Figur kuat seperti Ratu Atut menerapkan politik patron-klien. Lemahnya kaderisasi partai membuat regenerasi stagnan, partai lebih memilih calon yang “pasti menang” dari keluarga elite (I. H. Harahap, 2017). Pengaruh dinasti bahkan merambah ke sektor bisnis, ormas, dan organisasi keagamaan, membentuk “Octopus Dynasty” yang mengendalikan berbagai sektor (A. Sutisna, 2017). Akibatnya, meritokrasi tergerus dan demokrasi terganggu (S. A. Salsabil, 2022).

 

Andra Soni, pemimpin baru Banten, menunjukkan gaya populis dengan menolak fasilitas mewah dan rajin turun ke lapangan. Meskipun disambut positif, pengamat mengingatkan bahwa populisme bisa bersifat simbolik tanpa reformasi struktural. Kebijakan seperti penghapusan pajak kendaraan bermotor yang menunggak, misalnya, perlu diimbangi dengan sistem insentif dan pengawasan yang efektif.

 

Ironisnya, di tengah pertumbuhan IPM, Banten menjadi provinsi paling tidak bahagia di Indonesia pada 2021 (BPS), dengan indeks kebahagiaan 68,08. Ketimpangan sosial dan ekonomi, tingginya pengangguran (7,02 persen pada Februari 2024), rendahnya kepuasan hidup, dan minimnya emosi positif menjadi penyebabnya. Upaya penjabat gubernur sebelumnya, meskipun simpatik, belum menyentuh akar masalah.

 

Solusi struktural—perbaikan pendidikan, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan pembangunan—sangat krusial. Banten memiliki potensi besar, tetapi selama ketimpangan dibiarkan, dinasti akan tetap dominan, dan partisipasi warga tetap rendah.

Baca Juga:
Timnas Ogah Numpang! PSSI Tolak Hotel Gratisan dari Arab Saudi

Pertanyaan utamanya: mampukah kepemimpinan baru mengubah pola lama, atau Banten akan tetap “maju di angka, tetapi tertinggal di rasa”? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Previous Post

Menuju Keunawat Mandiri: Program BERMUDA yang Berkelanjutan

Next Post

Rp 9,9 Triliun: Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung

Related Posts

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal
Opini

Zuli Zulkipli Tegaskan UMSK Jabar Sah, Kritik Keras Sikap Said Iqbal

by Yustinus Agus
03/01/2026
0

JAKARTA - Polemik penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Jawa Barat kembali mengemuka setelah pernyataan Presiden Partai Buruh Said...

Read more
Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

Nasib Macan Tutul Jawa di Tengah Menyusutnya Hutan Pulau Jawa

02/01/2026
Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

Pesona Pantai Pandawa: Dari Tebing Kapur Hingga Sunset Menawan, Wisatawan Melimpah

26/12/2025
Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

Dari Kecantikan hingga Digital Marketing, MY ACADEMY Berdayakan Ibu-Ibu Pelaku Usaha

24/12/2025
UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

UNESCO Akui Tempe, Fadli Zon Sebut Penghargaan untuk Budaya Nusantara

22/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id