JAKARTA – Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menekankan pentingnya dedikasi, integritas, dan sikap melayani bagi para pelaksana kesehatan dalam kuliah umum Manajemen Kesehatan dan Tinjauan Umum Perspektif Hukum di Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Jl. Letjen Suprapto Kav. 13, Cempaka Putih, Jakarta. Sabtu,(14/06/2025).
“Hari ini adalah kuliah umum pelayanan kesehatan dilihat dari perspektif hukum,” ungkap Dimyati. Ia menambahkan bahwa hukum berperan sebagai panglima. “Sehingga standar operasional prosedur dalam pelayanan kesehatan harus melihat norma-norma hukum supaya tidak melanggar,” ucapnya. Menurut Dimyati, hal terpenting adalah perlindungan terhadap pasien, perlindungan tenaga kesehatan, dan legalitas institusi dari aspek hukum. “Ini sangat penting sekali,” tegasnya.
Baca Juga:
Indonesia Darurat Sampah, Kota-Kota Terancam Tenggelam dalam Limbah
Dalam paparannya, Dimyati juga menjelaskan mengenai pelayanan kesehatan, penganggaran, serta pelaksanaan medis dan non-medis. “Kami berharap semua mahasiswa-mahasiswi bisa belajar banyak dan bisa menjadi profesional. Profesionalitas, kapabilitas, aksesibilitas, dan berkualitas,” harap Dimyati. Ia menambahkan bahwa manajemen kesehatan yang baik adalah pelayanan kesehatan yang memenuhi standar mutu dan keselamatan. Dimyati juga mendoakan para mahasiswa agar menjaga nama baik Universitas Yarsi. “Semoga menjadi orang yang berguna, bermanfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Baca Juga:
Kapolri Pantau Langsung Titik Api Karhutla di Riau dari Udara
Direktur Sekolah Pascasarjana Yarsi, Prof. Tjandra Yoga Aditama, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Yarsi telah menjalin kerja sama dengan beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten dan aktif dalam pengabdian masyarakat di provinsi tersebut, termasuk dalam penanganan stunting dan pemeriksaan gigi di masyarakat Baduy.
















