BABEL – Polda Bangka Belitung (Babel) kembali menggelar Bhayangkara Babel Run (BBR) 2025 pada Minggu, 15 Juni 2025. Sebanyak 2.721 pelari dari Babel dan luar daerah akan berpartisipasi. Lomba dimulai dari kawasan perkantoran Gubernur dan berakhir di daerah Jembatan Emas.
Kategori lomba meliputi jarak 21K untuk umum, 10K untuk Elit Master Umum TNI, Polri, dan ASN, serta 5K untuk umum dan pelajar SD, SMP, dan SMA.
Demi kelancaran acara, polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas dan penutupan sementara sejumlah ruas jalan. Penutupan akan berlangsung kurang lebih 4 jam, dari pukul 04.45 WIB hingga 08.30 WIB. Ruas jalan yang akan ditutup meliputi Jalan Perkantoran Gubernur, Jalan Pulau Pelepas (simpang Kejora hingga simpang Bandara), Jalan Depati Hamzah (Simpang RM. ADOX), Jalan Alexander (Citraland), Jalan Ketapang (Simpang CV. Dona), dan Jalan Jembatan Emas.
Dirlantas Polda Babel, Kombes Hendra Gunawan, meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif dan akan menerjunkan petugas di setiap rute (5K, 10K, dan 21K) untuk mengatur lalu lintas. Penutupan sebagian jalur juga akan dilakukan pada Jumat, 13 Juni 2025, dari simpang DPRD depan Kantor Gubernur hingga jalur menuju Polda Babel, untuk pemasangan perlengkapan acara. Penutupan hanya akan dilakukan pada satu jalur, sehingga jalur lainnya tetap dapat digunakan.
“Kami dari Kepolisian memohon maaf kepada masyarakat untuk arus lalu lintas yang terganggu selama event ini berlangsung. Penutupan hanya berlangsung kurang lebih 4 jam,” ujar Dirlantas Kombes Hendra Gunawan, Kamis (12/6/2025).
Baca Juga:
Bahas Kerja Sama Pendidikan, Menlu Sugiono Bertemu Menteri Ekonomi Malaysia
“Jadi kami minta masyarakat untuk dapat memilih jalur alternatif yang nanti akan kami siapkan juga sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
“Nanti setiap rute baik 5K, 10K, sampai 21K sudah kita ploting anggota untuk mengatur rute pengalihan arus sehingga bisa dilalui oleh masyarakat,” ujar Dirlantas.
“Penutupannya hanya 1 arus, digunakan untuk nanti ada pemasangan perlengkapan pada hari Jumat. Jadi masyarakat masih bisa menggunakan lajur sebelahnya, nanti dibuat menjadi dua jalur. Namun cuma sebatas sampai depan Kejati Babel itu sudah dialihkan ke jalur seperti biasa,” bebernya.
Rekayasa lalu lintas ini bertujuan untuk menjamin keamanan, kelancaran, dan kenyamanan peserta dan pengguna jalan lainnya.
“Kami tentunya memohon dukungan masyarakat agar event ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, lancar, dan sukses,” tutupnya.
Baca Juga:
Mimpi IKN Terancam? 13.000 Hektar Lahan Rusak Akibat Tambang dan Kebun Ilegal!
















