SERANG – Gubernur Banten Andra Soni, bersama Kapolda Irjen Suyudi Ario Seto, dan Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, melaksanakan panen raya jagung serentak kuartal II di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (5/6/2025).
Panen raya di lahan seluas 2 hektar ini merupakan hasil kerjasama dengan Kelompok Tani Indah Tani 1 Kecamatan Jawilan, mendukung program Asta Cita Swasembada Pangan Presiden RI Prabowo Subianto.
Kapolda Irjen Suyudi Ario Seto menyatakan komitmen Polri dalam mendukung program pembangunan nasional dan daerah, termasuk ketahanan pangan. “Polri sudah bekerjasama dengan Kementerian, Pemda sampai Kelompok Tani untuk bersama-sama meningkatkan ketahanan pangan,” ujarnya.
Polda Banten menargetkan pengelolaan lahan pertanian jagung seluas 2.500 hektar; realisasi hingga saat ini mencapai 278,30 hektar (231 hektar pada kuartal I dan 48 hektar pada kuartal II, sekitar 11,3 persen). Dari lahan yang dioptimalkan, telah dihasilkan 989,8 ton jagung yang diserap oleh sekitar 16 industri mitra di Provinsi Banten dengan harga Rp5.500/Kg.
“Kita harus terus bekerjasama untuk meningkatkan produktivitas jagung ini,” kata Suyudi. Beliau juga menyerahkan bantuan berupa 10 ton pupuk organik, 20 kg bibit jagung, 600 kg pupuk urea, 300 kg NPK, 20 kaleng herbisida, 10 kaleng pestisida reaktif, dan sebuah alat tanam jagung kepada kelompok tani.
Baca Juga:
Tanggul Pantai Mutiara Rembes — Rano Karno: “Perbaikan Tidak Cukup dengan Sekadar Nempel Semen”
Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Tani Indah Tani 1 atas keberhasilan panen raya jagung dalam program Asta Cita Presiden.
“Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari kelompok tani, insha Allah swasembada pangan di Provinsi Banten tercapai,” ujar Andra Soni.
Ia optimis Banten dapat menjadi provinsi penghasil jagung tertinggi secara nasional seperti pada tahun 2020.
“Untuk mewujudkan itu, kedepannya Pemerintah Provinsi Banten akan melaksanakan program Kakijatol atau Kanan Kiri Jalan tol akan kami buat lahan jagung dengan target luasan 750 hektar,” tandasnya.
Baca Juga:
Cipadu Memanas: Lurah Pecat 9 Ketua RT, Warga Ngamuk!
Puncak acara ditandai dengan sesi Zoom Meeting bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo serta perwakilan kementerian terkait. Presiden memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program ketahanan pangan serentak di seluruh Indonesia sebagai langkah antisipatif terhadap potensi krisis pangan global. Hasil panen jagung dari kegiatan ini diekspor ke Malaysia, menandai kontribusi langsung terhadap pasar internasional.
















