TANGERANG – Mario Zaqy Astamar Putra, siswa SMA IT Smart Syahida, Kabupaten Tangerang, meraih prestasi gemilang dengan menempati 10 besar nilai tertinggi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Prestasi ini diraihnya dengan skor UTBK 710,48 dan diterima di Program Studi Sains Data. Kesuksesan ini tak lepas dari kerja kerasnya dan dukungan penuh sang ibunda, terutama mengingat ia telah kehilangan ayahnya sejak kelas 7 SMP.
Sang ibu, yang bekerja sebagai konsultan properti, menjadi tulang punggung keluarga dan memberikan dukungan penuh pada pendidikan Mario, termasuk membiayai les dan berbagai olimpiade.
Dukungan ini menjadi motivasi kuat bagi Mario untuk meraih cita-citanya.
“Ibu saya selalu mendukung penuh, mulai dari membiayai saya ikut olimpiade hingga les bimbingan belajar. Semua itu dilakukan demi impian saya masuk perguruan tinggi negeri,” ujar Mario, seperti dikutip dari laman Unesa, Rabu (4/6/2025).
Baca Juga:
Penelitian Terbaru Ungkap Air Jakarta Tercemar Berat, Bakteri Berbahaya Ditemukan
Ketertarikan Mario pada Program Studi Sains Data Unesa bermula dari sebuah poster bimbingan belajar. Minatnya pada matematika, pemrograman, dan pengalaman mengikuti lomba statistika semakin memperkuat pilihannya.
Sejak kelas 12, ia mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, mengikuti bimbingan belajar daring dan luring, serta memanfaatkan waktu liburan untuk program intensif.
Ia lebih menyukai metode belajar tatap muka karena lebih fokus, dan juga memanfaatkan bimbingan belajar daring yang terjangkau serta diskon bimbingan belajar luring berkat prestasi akademiknya. Setiap malam setelah sekolah, ia meluangkan waktu untuk belajar dan berdiskusi soal UTBK bersama para pengajar.
Pengumuman hasil SNBT menjadi momen membahagiakan bagi Mario dan ibunya. “Senang sekali, nggak nyangka bisa masuk 10 besar nilai tertinggi di Unesa,” ungkap Mario. Ibunya pun tak kuasa menahan haru dan bangga, berharap Mario dapat terus berjuang, meraih masa depan yang cerah, bermanfaat bagi sesama, dan menjadi anak yang saleh serta berbakti kepada orang tua.
Baca Juga:
RS Hermina Tolak Pasien BPJS, Umar Ayyasy Jadi Korban: Sistem Kesehatan Kita Bermasalah?
Prestasi Mario membuktikan bahwa kerja keras dan dukungan keluarga mampu menghasilkan kesuksesan.
















