TANGERANG – Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, meminta Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Banten untuk memetakan jenis usaha dan permasalahannya.
Hal ini disampaikan Dimyati usai menyaksikan Pengukuhan DPD Apindo Provinsi Banten di Kota Tangerang, Selasa (3/6/2025).
“Selanjutnya, kita bersama-sama memecahkan segala permasalahan tersebut,” ungkap Dimyati.
Dimyati meminta Apindo mengelompokkan usaha besar dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berdasarkan kategori (misalnya tekstil, kimia, kuliner, dll.) dan membuat Daftar Inventaris Masalah (DIM) untuk setiap kelompok. “Setelah tahu masalahnya, kita bahas bersama-sama untuk penyelesaian dan jalan keluarnya,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Dimyati menekankan peran Apindo sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan perekonomian Banten.
Ia berharap dukungan dan bantuan bagi pengusaha untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah dan Apindo harus bersinergi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dimyati memaparkan sinergi yang diharapkan, berdasarkan akronim Apindo:
– Advokasi: Membangun peraturan dan kebijakan bersama, termasuk perizinan, perpajakan, dan penetapan Upah Minimum Regional (UMR).
Baca Juga:
Pramono Anung Mantap: Lahan Sumber Waras Bersih, RS Modern Segera Dibangun!
– Perlindungan: Memberikan perlindungan bagi pekerja dan usaha melalui jalur hukum.
– Akses Informasi: Memastikan pengusaha memiliki akses informasi yang kuat untuk pengembangan usaha.
– Networking: Membangun jaringan usaha internasional, nasional, regional, dan lokal untuk kolaborasi dan akses informasi.
– Daya Saing: Meningkatkan daya saing produk untuk menembus pasar lokal, nasional, bahkan internasional.
– Opportunity: Melihat dan menangkap peluang usaha yang muncul.
Pengukuhan Kepengurusan DPP Apindo Provinsi Banten dilakukan oleh Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani, disaksikan Wagub Banten dan anggota DPRD Provinsi Banten. Usai sambutan, Dimyati membuka Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi DPP Apindo Banten Tahun 2025.
Shinta Widjaja Kamdani mengakui potensi besar Banten, namun juga tantangan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen. Ia menekankan perlunya kerja keras dan kemitraan kuat dengan pemerintah.
“Apindo harus bisa mengatasi tantangan dan mengambil peluang,” ujarnya. Visi Apindo adalah menciptakan iklim investasi yang kondusif, kompetitif, berkelanjutan, dan menciptakan lapangan kerja.
Baca Juga:
Viral Video Perselingkuhan, Dua ASN Disdik Bogor Resmi Dipecat
Ketua DPP Apindo Provinsi Banten, Tomy Rachmatullah, menyatakan program kerja pertamanya adalah membangun kolaborasi untuk mencapai visi dan misi Apindo.
















