SERANG – Suasana berbeda terlihat di kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri, Kota Serang. Pembongkaran kios-kios liar di sempadan rel kereta api menjadi pemandangan utama. Rabu,(28/05/2025).
Aksi ini menuai protes dari sejumlah pedagang, namun Pemkot Serang tetap melanjutkan rencana penataan kawasan tersebut menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Langkah Pemkot Serang ini mendapat dukungan penuh dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten.
Ketua PWI Banten, Rian Nopran (yang akrab disapa Opan), didampingi Sekretaris Fahdi Khalid dan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Teguh Akbar Idham, menyatakan dukungannya di lokasi pembongkaran. Opan mengungkapkan sejarah kawasan tersebut yang dulunya kumuh dan gelap.
Baca Juga:
Banjir Sumut: Dapur MBG Diubah Jadi Dapur Umum, Puluhan Ribu Paket Makanan Disalurkan ke Warga Terdampak
“Kawasan sempadan rel Ciceri ini dulu sangat sepi, kumuh, dan minim penerangan, Senior-senior PWI Banten tergerak untuk melakukan pembenahan, hingga akhirnya kawasan stadion ini menjadi lebih tertata dan hidup. Bahkan, demi keselamatan pengendara, kami memasang rambu-rambu peringatan kereta api ‘PWI Peduli’ yang masih terpasang hingga sekarang.” Ungkap Opan.
Opan menegaskan dukungan penuh PWI Banten terhadap langkah Pemkot Serang. “Sebelum pembongkaran, kami sudah menghimbau para pedagang untuk membongkar sendiri bangunan mereka. Dan kini, dengan hadirnya Pemkot Serang, kami sangat mendukung penataan ini,” ujarnya.
Baca Juga:
Dirgahayu Bhayangkara ke-79! KNPI Apresiasi Kinerja Polri yang Presisi
Namun, Opan mengingatkan agar penataan ini benar-benar untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok. “Dukungan kami diberikan asalkan bermuara pada kepentingan masyarakat. Kami berharap penataan ini bukan sekadar pengalihan pengelolaan, tetapi perubahan yang nyata dan berkelanjutan,” tegas Opan.















