• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Kebakaran Hebat di Pasar Induk Kramat Jati, Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Yustinus Agus by Yustinus Agus
15/12/2025
0
Kebakaran Hebat di Pasar Induk Kramat Jati, Pedagang Panik Selamatkan Dagangan
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Pagi itu, suasana Jalan Raya Bogor di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, berubah drastis dari aktivitas pasar yang biasa dipenuhi riuh rendah jual‑beli menjadi pemandangan dramatis yang dipenuhi asap hitam pekat. Sekitar pukul 07.24 WIB, sebuah insiden kebakaran besar menggemparkan pedagang, pengunjung, dan warga sekitar pasar yang biasanya sibuk sejak subuh. Api yang tiba‑tiba menyala dengan cepat menarik perhatian semua orang, membuat suasana lengang berubah menjadi panik dan tegang dalam hitungan menit. Api yang membesar itu kemudian memicu respons cepat dari tim pemadam kebakaran dan aparat setempat karena potensi kerugian materiil dan dampak sosial yang besar dari kejadian ini.

Begitu mendapatkan laporan, petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tidak kurang dari 16 unit mobil pemadam kebakaran lengkap dengan puluhan personel diterjunkan untuk menghadapi kobaran api yang melahap bagian tengah pasar. Dengan sirene meraung dan lampu yang berkedip, armada damkar mendesak masuk ke area pasar yang sempit dengan tujuan memadamkan api secepat mungkin, sembari meminimalkan risiko meluasnya kebakaran ke kios‑kios lain yang berada di sekitar lokasi awal. Petugas tiba di lokasi tidak lama setelah panggilan darurat diterima, menunjukkan koordinasi respons yang baik antara masyarakat dengan aparat pemadam kebakaran di daerah tersebut.

Penyebab kebakaran awalnya belum langsung diketahui secara pasti. Namun, setelah investigasi awal, petugas menemukan titik api di salah satu toko plastik yang berada di dalam pasar. Toko tersebut menyimpan berbagai jenis bahan plastik yang mudah terbakar, termasuk kemasan, wadah, dan produk akhir yang rentan terhadap percikan api. Ketika api mulai menyala di area toko tersebut, ia dengan cepat merambat karena sifat bahan yang mudah meledakkan kobaran api, dan tertiup angin pagi yang mendorong garis api berkobar hingga ke kios‑kios di sekitarnya. Api juga sempat memicu suara ledakan kecil saat beberapa material plastik dan kemasan bahan ringan ikut terbakar dan bereaksi terhadap panas yang tinggi, menambah kekhawatiran dan kecemasan warga di lokasi.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Melihat api yang semakin membesar, para pedagang dan kuli panggul yang berada di pasar segera berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka. Beberapa berdiri menyaksikan dengan cemas sejak awal kobaran api, sementara yang lain berusaha mengeluarkan barang dagangan dan perlengkapan lain dari kios mereka sebelum api merembet lebih luas. Momen‑momen menyelamatkan barang dagangan itu direkam oleh beberapa saksi mata, menunjukkan bagaimana para pedagang dalam sekejap harus memutuskan antara menyelamatkan dagangan atau menyelamatkan diri mereka sendiri dari bahaya api yang terus menjulang tinggi.

Lalu lintas di Jalan Raya Bogor, salah satu jalan utama yang membentang di samping pasar tersebut, turut terdampak akibat kejadian ini. Sejak pagi hari, kepadatan lalu lintas mulai meningkat tajam ketika warga berhenti untuk menyaksikan kebakaran atau mencari jalan alternatif. Kemacetan parah terjadi di kedua arah jalan, dari arah Depok menuju Jakarta dan sebaliknya, karena kendaraan bergerak sangat lambat akibat perlambatan dan arahan petugas di lokasi. Banyak pengendara terpaksa berhenti dan mencari rute lain untuk menghindari antrian panjang, sementara beberapa petugas kepolisian lalu lintas dikerahkan untuk membantu pengaturan arus agar tidak semakin parah.

Walaupun api sempat berkobar cukup besar pada awalnya, upaya bertubi‑tubi dari para pemadam kebakaran akhirnya mulai menunjukkan hasil. Dengan strategi pengerahan air dan busa pemadam yang terus diminumkan ke titik api utama serta bantuan peralatan canggih, kobaran api perlahan dapat dikendalikan. Bahkan, tim damkar juga memanfaatkan dua unit robot pemadam LUF‑60, robot canggih yang mampu menjangkau area sempit dan titik panas yang sulit diakses manusia, sehingga proses pemadaman bisa lebih cepat dan efisien tanpa menempatkan petugas pada risiko besar secara langsung.

Baca Juga:
Kejagung Sikat Aset Riza Chalid Lagi: Rumah Mewah di Kebayoran Jadi Barang Bukti!

Selama berjam‑jam berjibaku melawan api, sedikitnya 95 personel damkar secara bergantian bekerja tanpa henti untuk memastikan kobaran api benar‑benar padam. Mereka menyisir satu per satu area pasar yang terdampak, memadamkan titik api kecil yang masih menyisakan bara, dan memastikan tidak ada kobaran api tersembunyi di balik tumpukan barang dagangan atau bangunan pasar. Upaya ini tidak hanya melibatkan pemadaman, tetapi juga pencegahan potensi kebakaran susulan yang bisa muncul akibat material yang masih menyimpan panas.

Untungnya, dari sisi keselamatan, saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa. Aparat kepolisian dan petugas medis yang hadir di lokasi juga melakukan pemeriksaan terhadap pedagang dan warga sekitar untuk memastikan tidak ada yang mengalami luka serius akibat kebakaran ini. Beberapa pedagang sempat mengalami sesak napas akibat asap, namun segera mendapatkan pertolongan di tempat yang lebih aman oleh tim kesehatan di lokasi. Petugas kepolisian pun memasang garis polisi di area yang sudah dipadamkan untuk membatasi area investigasi dan menjaga barang bukti dari kerusakan tambahan.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta turut menanggapi kejadian ini dengan menekankan bahwa keselamatan pedagang dan warga sekitar merupakan prioritas utama. Ia meminta semua pihak untuk fokus pada upaya pemulihan dan dukungan bagi para pedagang yang mengalami kerugian akibat kebakaran. Karena pasar induk seperti Kramat Jati memiliki peran penting sebagai salah satu pusat distribusi komoditas pangan terbesar di Jakarta dan wilayah sekitarnya, gangguan di pasar ini berpotensi memengaruhi pasokan dan harga kebutuhan pokok bila tidak segera ditangani secara menyeluruh.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memutuskan untuk membentuk tim investigasi khusus yang bertugas menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini secara komprehensif. Tim ini akan menggandeng berbagai pihak teknis, termasuk ahli kebakaran dan instansi terkait lainnya, untuk memastikan bahwa kejadian serupa bisa diminimalisir di masa depan. Investigasi ini tidak hanya akan melihat dari sisi penyebab awal, tetapi juga aspek pengelolaan pasar, sistem kelistrikan, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kebakaran, dan kesiapan fasilitas pemadam di lingkungan pasar tradisional.

Dampak kebakaran seperti ini sangat dirasakan oleh banyak pedagang kecil yang menggantungkan hidup mereka pada aktivitas pasar. Banyak dari mereka kehilangan barang dagangan dan sumber penghasilan dalam sekejap. Masyarakat dan lembaga sosial pun mulai menggalang bantuan bagi para korban, baik dalam bentuk bahan pokok, modal usaha, maupun bantuan psikologis untuk membantu mereka bangkit selepas musibah ini.

Baca Juga:
KLARIFIKASI DAN HAK JAWAB SMAN 4 KOTA SERANG

Insiden kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati ini menyisakan pelajaran penting tentang pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya kebakaran di pasar tradisional yang penuh aktivitas. Kepedulian bersama antara aparat, pedagang, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk memperkuat sistem keamanan dan memastikan tempat ekonomi vital seperti pasar tetap menjadi sumber kehidupan yang aman bagi semua warga.

Tags: #kebakarab#kramatjati#pasarinduk
Previous Post

K-9 SAR Polri Temukan Titik Lokasi Korban Longsor di Tapanuli Tengah

Next Post

Masa Depan Bandara VVIP IKN Masih Abu-Abu, Regulasi dan Fungsi Dipertanyakan

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id