• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Air Laut Lebih Tinggi dari Daratan

Yustinus Agus by Yustinus Agus
06/12/2025
0
Air Laut Lebih Tinggi dari Daratan
0
SHARES
2
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Jakarta Utara kembali menghadapi ancaman nyata dari rob. Pada Jumat awal Desember 2025, sejumlah titik pesisir, termasuk Muara Baru dan Pantai Mutiara, memperlihatkan pemandangan yang mengkhawatirkan: air laut tampak lebih tinggi dibanding daratan, menembus tanggul dan merendam jalan masuk perumahan. Fenomena ini bukan hanya sekadar genangan air biasa, melainkan alarm keras tentang kerentanan wilayah pesisir Jakarta terhadap kombinasi faktor alam dan manusia.

Dari ketinggian tanggul yang bocor, permukaan laut terlihat jelas melampaui daratan. Di Pantai Mutiara, misalnya, selisih ketinggian antara air dan daratan hanya sekitar 20–30 cm dari puncak tanggul. Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara (SDA) pun harus menambal tanggul dengan karung berisi pasir sebagai upaya mitigasi sementara. Meski demikian, rembesan air tetap terjadi, menimbulkan risiko banjir lebih luas jika tidak ada langkah permanen.

Fenomena ini merupakan hasil kombinasi beberapa faktor. Salah satunya adalah pasang maksimum yang bertepatan dengan fase bulan purnama atau perigee, sehingga air laut terdorong naik lebih tinggi dari biasanya. Faktor lainnya adalah penurunan muka tanah (subsiden) yang terus terjadi di wilayah pesisir, bahkan mencapai 8–9 cm per tahun di beberapa daerah. Akibatnya, daratan rendah yang seharusnya aman kini mudah dilanda luapan air laut, dan sedikit kenaikan permukaan laut sudah cukup untuk menimbulkan genangan.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Dampak dari peristiwa ini tidak bisa dianggap remeh. Jalan masuk perumahan tergenang, transportasi terganggu, dan aktivitas warga pesisir menjadi terbatas. Selain itu, jika tanggul bocor terus-menerus, fasilitas publik dan permukiman padat terancam, sehingga kebutuhan akan upaya mitigasi yang bersifat jangka panjang menjadi semakin mendesak.

Baca Juga:
Tutut Vs Menkeu: Siapa Menang? Utang BLBI Jadi Taruhan!

Fenomena air laut lebih tinggi dari daratan di Jakarta juga menjadi gambaran nyata tentang masa depan pesisir ibukota. Jika tren kenaikan muka laut akibat pemanasan global terus berlanjut dan penurunan tanah tidak ditangani, sebagian wilayah pesisir Jakarta berpotensi tenggelam dalam beberapa dekade ke depan. Bagi jutaan warga, hal ini berarti kehilangan rumah, mata pencaharian, dan akses keselamatan.

Pemerintah telah mengantisipasi kondisi ini dengan memberikan imbauan waspada kepada warga di kawasan rawan rob, termasuk Muara Angke, Kamal, Pluit, Sunda Kelapa, dan Marunda. SDA Jakarta Utara melakukan penambalan tanggul sebagai tindakan darurat, namun solusi permanen tetap dibutuhkan. Salah satu proyek yang tengah dibahas adalah Giant Sea Wall, tanggul laut raksasa yang diharapkan bisa melindungi pesisir Jakarta dari luapan air laut dan intrusi air asin.

Fenomena ini lebih dari sekadar masalah banjir sesaat. Ini merupakan peringatan keras tentang kerentanan lingkungan pesisir Jakarta akibat kombinasi perubahan iklim, over-eksploitasi air tanah, dan pembangunan yang tidak terkontrol. Penurunan tanah, kenaikan permukaan laut, dan frekuensi pasang tinggi yang meningkat menuntut kesadaran kolektif dan langkah mitigasi serius.

Masyarakat pesisir diimbau untuk tetap waspada, terutama pada periode pasang maksimum dan fase bulan tertentu. Pemerintah dan instansi terkait harus mempercepat pembangunan infrastruktur mitigasi, termasuk tanggul tahan banjir dan sistem drainase, serta memperhatikan proyek besar seperti Giant Sea Wall. Kesadaran tentang perubahan iklim juga harus ditingkatkan agar masyarakat memahami bahwa ancaman ini bukan sekadar genangan air sesaat, melainkan risiko jangka panjang yang dapat memengaruhi jutaan orang.

Baca Juga:
SMSI Kabupaten Serang Berikan Penghargaan Sahabat Media Kepada Kabag Hukum Kabupaten Serang 

Air laut yang kini tampak lebih tinggi dari daratan bukan hanya fenomena alam biasa. Ia adalah peringatan nyata bahwa tanpa tindakan serius, pesisir Jakarta bisa saja tenggelam secara harfiah, dan kehidupan jutaan warga akan terdampak. Tindakan cepat dan terencana menjadi kunci untuk mencegah bencana yang lebih besar di masa depan, serta menjaga keberlanjutan wilayah pesisir ibukota.

Tags: #airlaut#jakartautara#rob
Previous Post

ITB Hadirkan Jalur Baru untuk Siswa Berprestasi, Simak Cara Daftarnya

Next Post

Tulus dan Peduli, Polres Gayo Lues Selamatkan Warga Sakit Pasca Bencana

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id