• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Maret 24, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Gelondongan Kayu Hanyut di Banjir Sumatera Picu Sorotan Senayan terhadap Dugaan Kerusakan Hutan

Yustinus Agus by Yustinus Agus
01/12/2025
0
Gelondongan Kayu Hanyut di Banjir Sumatera Picu Sorotan Senayan terhadap Dugaan Kerusakan Hutan
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Akhir November 2025 menjadi saksi kekhawatiran nasional. Video-video yang beredar di media sosial menampilkan gelondongan kayu dalam jumlah besar terseret arus saat banjir bandang menghantam wilayah utara Pulau Sumatera — dari Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Sibolga, bahkan hingga ke pantai Air Tawar di Padang, Sumatera Barat. Keberadaan kayu-kayu ini bukan sekadar puing hanyut: banyak yang menafsirnya sebagai jejak dari praktik penebangan hutan liar — sebuah alarm keras bagi kondisi kelestarian hutan dan tata kelola lingkungan di Indonesia.

Para anggota legislatif di DPR RI bereaksi cepat atas temuan ini. Anggota Komisi IV, Johan Rosihan, mengatakan bahwa apa yang terjadi bukan sekadar “bencana alam biasa”, melainkan “sinyal keras bahwa kerusakan hutan kita sudah pada tingkat sangat serius.” Baginya, tumpukan kayu besar di aliran sungai — yang terbawa banjir dan hanyut — menunjukkan indikasi kuat bahwa terjadi pembalakan liar, perambahan kawasan hutan, dan lemahnya pengawasan terhadap pemanfaatan hutan di hulu.

Johan menyerukan agar tindakan segera diambil: audit menyeluruh terhadap izin-izin pemanfaatan kawasan hutan, penindakan tegas terhadap mafia kayu, dan rehabilitasi hutan dan daerah aliran sungai (DAS) secara terstruktur. Bagi dia, kerusakan di hulu selalu membayangi masyarakat di hilir — bencana seperti banjir bandang dan longsor menjadi beban rakyat.

Melengkapi seruan itu, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan tanggapan: kayu gelondongan itu kemungkinan besar berasal dari pemegang hak atas tanah (PHAT) di kawasan penggunaan lain (APL). Menurut Kemenhut, setiap pengelolaan kayu alam di kawasan tersebut harus mengikuti regulasi melalui sistem izin resmi, yakni SIPPUH (Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan). Meski demikian, asal usul kayu-kayu yang hanyut ini belum bisa dipastikan secara komprehensif.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Baca Juga:
How to Find the Perfect Sunglasses for Your Hair & Face Shape

Untuk mencari kejelasan, Komisi IV DPR RI memanggil Kemenhut. Wakil Ketua Komisi, Alex Indra Lukman, menyebut rapat akan digelar pekan mendatang. Dalam pertemuan itu, DPR akan meminta penjelasan menyeluruh — termasuk peta aliran sungai, data tutupan lahan per DAS, tingkat kerusakan hutan, upaya reboisasi, serta skema pendanaan rehabilitasi DAS. DPR tampak ingin memastikan bahwa pasca-bencana, tidak hanya upaya evakuasi dan bantuan darurat, tetapi juga perbaikan sistem pengelolaan hutan secara menyeluruh.

Bagi banyak pihak, gelondongan kayu yang hanyut bukan sekadar material terbawa banjir — melainkan simbol runtuhnya tata kelola hutan yang ideal. Bencana seakan menjadi alarm keras bahwa konservasi, izin, dan pengawasan hutan selama ini belum cukup. Legislator menyebut kejadian ini sebagai “teguran alam,” yang memperingatkan bahwa ketergantungan pada regulasi belaka tidak cukup tanpa pengawasan ketat dan komitmen nyata.

Banjir bandang yang membawa gelombang kayu itu telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat — kerusakan infrastruktur, rumah, dan lingkungan. Namun bagi penggiat lingkungan dan pemerintah pusat, kejadian ini harus direspon dengan kebijakan tegas: audit izin kawasan hutan, penertiban terhadap praktik ilegal, rehabilitasi hutan di DAS, dan reformasi menyeluruh terhadap regulasi kehutanan.

Baca Juga:
Kunjungan Ratu Máxima ke Indonesia: Misi Besar Inklusi Keuangan dan Pertemuan dengan Presiden Prabowo

Dengan adanya panggilan resmi dari DPR ke Kemenhut, harapannya adalah agar kejadian serupa tidak terulang. Jika tidak ada langkah nyata, bukan tak mungkin bahwa tragedi serupa — atau lebih buruk — menunggu di masa mendatang: ketika hulu hutan semakin rusak, hilir wilayah pemukiman dan sungai akan terus menanggung. Bagi Indonesia, gelondongan kayu hanyut ini seharusnya jadi momen refleksi — bahwa kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat saling terkait, tak bisa dipisahkan.

Tags: #banjir#kayuglondongam
Previous Post

TNI AD Perketat Pengamanan Kilang Pertamina Cilacap dengan Dikerahkannya 110 Prajurit

Next Post

Gubernur Andra Soni Tekankan Soliditas ASN dan Transformasi Digital pada Peringatan HUT ke-54 Korpri Banten

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id