• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Tanggul Pantai Mutiara Rem­­bes — Rano Karno: “Perbaikan Tidak Cukup dengan Sekadar Nempel Semen”

Yustinus Agus by Yustinus Agus
27/11/2025
0
Tanggul Pantai Mutiara Rem­­bes — Rano Karno: “Perbaikan Tidak Cukup dengan Sekadar Nempel Semen”
0
SHARES
23
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA -: Warga di kawasan Pantai Mutiara, Jakarta Utara kembali dibuat resah setelah sejumlah titik tanggul pantai dilaporkan retak dan mulai merembes — mengizinkan air laut untuk menyusup ke daratan dan membasahi area pemukiman maupun fasilitas di sekitarnya. Dari hasil pantauan di lokasi, beberapa titik tampak mengalami retakan halus hingga sedang, dan pada sebagian titik lainnya, kebocoran sudah terjadi; air laut bahkan sudah keluar ke permukaan tanah dan membasahi bagian dalam tanggul serta area sekitar.

Menurut laporan, air laut saat ini sudah hampir sejajar dengan puncak tanggul, sehingga jika air pasang atau terjadi peningkatan debit, bukan tidak mungkin air akan meluap ke jalan-jalan hingga merendam rumah warga. Kondisi ini membawa potensi ancaman serius terhadap lingkungan pemukiman dan menjadi penyebab keresahan warga setempat.

Menanggapi situasi ini, Rano Karno—Wakil Gubernur DKI Jakarta—menegaskan bahwa perbaikan tanggul di Pantai Mutiara tidak bisa sekedar “nempel semen.” Dalam pernyataannya di Balai Kota, Rano menekankan bahwa solusi yang diambil harus menyeluruh dan jangka panjang. “Kalau cuma nyemen mah, gampang. Artinya, kita memang mau membuat tanggul,” ujarnya, menegaskan bahwa kondisi ini sedang dievaluasi dan akan segera mengambil tindakan.

BacaJuga

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Rano menambahkan, jika tanggul yang retak dan rembes itu terus dibiarkan tanpa penanganan serius, bahaya besar bisa mengancam warga di sekitar. Oleh karena itu, pihak Pemprov DKI memastikan bahwa solusi akan dilakukan — dan Wali Kota setempat telah mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi tanggul.

Di sisi lain, pihak Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta (SDA DKI) menyatakan bahwa perbaikan bersifat jangka panjang melalui proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Tanggul pengaman pantai ini akan dibangun sepanjang 530 meter di kawasan kritis pesisir utara Jakarta, termasuk Pantai Mutiara — terbagi dalam 430 meter di sisi timur kawasan dan 100 meter di sisi barat. Pengerjaan ini akan dilakukan secara bertahap dalam skema multiyears mulai 2025 hingga target selesai 2027.

Proyek tanggul NCICD, menurut pihak Dinas SDA, diharapkan menjadi solusi komprehensif untuk mencegah kebocoran dan jebolnya tanggul — menggantikan struktur tanggul lama yang saat ini sudah menunjukkan keausan, retak dan keropos. Struktur lama memang sudah menahan air laut selama bertahun-tahun, dengan tinggi sekitar 2,5 meter, namun kondisi terkini menunjukkan bahwa tanggul belum lagi mampu menghadapi dinamika pasang surut air laut dan tekanan gelombang.

Baca Juga:
Driver Mulai Tinggalkan Aplikasi Lama, JogjaKita Jadi Pilihan Baru

Warga Pantai Mutiara sendiri cukup khawatir. Bila rembesan terus berlangsung tanpa tindakan cepat dan tepat, risiko banjir rob serta jebolnya tanggul menjadi nyata. Potensi itu tidak hanya mengancam infrastruktur — seperti jalan, fasilitas umum, dan properti — tetapi juga keselamatan warga. Kondisi bagian bawah tanggul yang sudah mulai keropos memperlihatkan bahwa fondasi beton telah terkikis, dan batu-batu dasar yang seharusnya menopang pun mulai terlihat, menunjukkan bahwa struktur tanggul sudah melemah.

Dalam kunjungan lapangan, Rano Karno menyatakan pentingnya langkah tanggap darurat sekaligus perencanaan perbaikan menyeluruh. Ia mengatakan bahwa solusi praktis seperti sekadar menambal dengan semen — meskipun bisa menutup retakan kecil — tidak cukup. Pemerintah provinsi ingin memastikan tanggul dibangun secara profesional dan kokoh, agar mampu menjadi benteng andal melawan gelombang dan pasang laut ke depan.

Program NCICD diharapkan membawa perubahan signifikan: tanggul baru yang lebih tinggi, lebih kuat, dan sesuai standar konstruksi modern. Dengan demikian, daerah pesisir utara Jakarta — termasuk Pantai Mutiara — bisa terlindungi dari ancaman banjir rob yang kerap merepotkan saat pasang tinggi. Secara jangka panjang, proyek ini menjadi bagian dari upaya adaptasi terhadap ancaman perubahan iklim dan kenaikan muka laut, serta menjaga kelangsungan lingkungan pemukiman dan kualitas hidup warga.

Meski begitu, pengerjaan tanggul NCICD saat ini masih dalam tahap lelang — yang berarti dibutuhkan waktu sebelum konstruksi fisik dimulai. Pemerintah dan warga pun harus bersabar sembari terus memantau perkembangan. Rano Karno berharap agar respon terhadap permasalahan ini tidak disikapi dengan cepat tetapi dangkal, melainkan dengan perencanaan matang dan eksekusi penuh tanggung jawab.

Situasi di Pantai Mutiara menjadi pengingat keras bahwa kerusakan tanggul laut bukan sekadar masalah struktural — melainkan urusan keselamatan, lingkungan, dan masa depan sebuah kawasan pesisir. Retakan kecil hari ini, jika dibiarkan, bisa membawa bencana besar esok. Dengan komitmen pemerintah untuk tidak menempuh solusi instan dan siap membangun kembali tanggul dengan cara yang benar, harapan tumbuh bahwa ke depannya warga bisa hidup lebih aman, nyaman, tanpa takut rob atau luapan laut.

Baca Juga:
KPK Tangkap Hasto, PDI Perjuangan Ambil Sikap!

Jika kamu mau — saya bisa bantu tulis ulang narasi berita ini dengan gaya lebih mendalam, memasukkan potret warga terdampak, risiko jangka panjang serta opini ahli sipil supaya ceritanya makin hidup dan lengkap. Mau saya lanjutkan?

Tags: #pantaimutiara#tanggul
Previous Post

Kemendikdasmen Tetapkan Libur Akhir Tahun 22 Desember–4 Januari, Keluarga Diimbau Manfaatkan dengan Bijak

Next Post

Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua: Pemerintah Ancam Cabut Izin Rumah Sakit

Related Posts

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil
Daerah

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

by Yustinus Agus
14/03/2026
0

SERANG – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan melalui kolaborasi antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 Solidarity Community (SC)...

Read more
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id