• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Tanggul Pantai Mutiara Bocor, SDA Jakarta Bergerak Cepat Siapkan Perbaikan Menyeluruh

Yustinus Agus by Yustinus Agus
24/11/2025
0
Tanggul Pantai Mutiara Bocor, SDA Jakarta Bergerak Cepat Siapkan Perbaikan Menyeluruh
0
SHARES
2
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Di media sosial tiba-tiba muncul sebuah video yang memperlihatkan kondisi mengkhawatirkan: tanggul pengaman Pantai Mutiara, Jakarta Utara, tengah “bocor”. Air laut merembes dari celah di bagian bawah tembok, dan aliran itu bahkan menimbulkan genangan di sisi lain yang ternyata merupakan area kolam renang. Dalam hitungan jam, video tersebut menyebar luas dan memicu keprihatinan masyarakat — sebuah sinyal kuat bahwa masalah kelautan di pesisir Jakarta tak bisa lagi diabaikan.

 

Menyikapi kegemparan itu, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta angkat bicara. Pihaknya menyatakan bahwa telah melakukan survei langsung ke lokasi dan menyusun rencana perbaikan segera. Alfan Widyastanto, Ketua Subkelompok Perencanaan Bidang Pengendalian Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai di Dinas SDA, memastikan bahwa respons dinas bukan hanya sebatas janji: “Merespons informasi di media sosial soal tanggul rembes di Pantai Mutiara, Dinas SDA DKI Jakarta saat ini sudah melakukan survei lapangan,” ujarnya.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

 

Lebih dari itu, SDA tidak hanya akan memperbaiki tanggul yang rusak tapi juga mengevaluasi seluruh penahan pantai di pesisir utara Jakarta. Mereka melakukan pemetaan intensif pada semua segmen tanggul yang diduga berpotensi mengalami rembesan atau kebocoran serupa. Penemuan di Pantai Mutiara hanyalah puncak gunung es menurut mereka — jika satu bagian bocor, kemungkinan ada titik lain yang menghadapi risiko serupa.

 

Untuk titik yang viral itu, rencana perbaikan telah memasuki tahap perencanaan struktur yang lebih kokoh. Salah satu strategi yang dipertimbangkan adalah menaikkan elevasi tanggul. Dengan elevasi yang lebih tinggi, diharapkan tanggul akan lebih tangguh menahan serbuan air laut dan meminimalisir kemungkinan rembes atau bahkan jebol. “Saat ini sedang melaksanakan tahap perencanaan dengan elevasi tanggul yang akan lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi sekarang,” jelas Alfan.

 

Namun, perbaikan bukanlah proses instan. Setelah perencanaan matang, masih ada prosedur teknis dan pertimbangan keamanan yang harus dipenuhi. Administrasi, izin, hingga persiapan lapangan menjadi bagian dari proses yang harus dilalui sebelum konstruksi benar-benar dimulai. Meski demikian, SDA menegaskan tekadnya untuk mempercepat langkah perbaikan itu: “Target pelaksanaan pekerjaan diharapkan bisa terealisasi secepat mungkin dan sesuai dengan prosedur yang ada,” ungkap Alfan tanpa merinci waktu pastinya.

 

Kepanikan publik tak lepas dari pengalaman masa lalu. Pantai Mutiara sendiri pernah menjadi lokasi banjir rob (banjir pasang) yang berkepanjangan. Dulu, saat rob datang, SDA pernah memperbaiki tanggul secara darurat dengan menambal retakan menggunakan karung pasir, bongkahan batu sungai, bahkan tiang bambu dan kayu dolken. Metode darurat tersebut cukup efektif untuk sementara, tetapi bukan solusi jangka panjang.

 

Sebelumnya, pada tahun-tahun tertentu, SDA juga rutin menaikkan ketinggian tanggul secara berkala agar bisa menghadapi pasang naik laut. Setiap dua tahun, elevasi tanggul dikerek naik sekitar 20 cm sebagai antisipasi terhadap kenaikan muka air laut yang semakin ekstrem. Sayangnya, kenaikan ini belum selalu mampu mencegah rembesan saat gelombang tinggi atau saat struktur tanggul sudah melemah.

Baca Juga:
“Jumat Berkah”: Sentuhan Humanis Polri di Tengah Kota Depok

 

Tanggul Pantai Mutiara bukanlah satu-satunya tanggul yang pernah menghadapi masalah kebocoran. Di Muara Baru, misalnya, Dinas SDA juga pernah menanggapi laporan kebocoran tembok penahan laut. Saat itu, koordinasi dilakukan antara Pemprov DKI, Pelabuhan Indonesia (Pelindo), dan Perikanan Indonesia untuk merencanakan perbaikan. Dari catatan publik, tanggul seperti ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung daratan, tapi juga sebagai bagian dari proyek lebih besar, seperti National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

 

Kondisi tanggul di Pantai Mutiara juga bukan hal baru. Pada momen pasang purnama dan gelombang tinggi beberapa tahun lalu, air laut sempat menembus tanggul dan merendam kompleks perumahan di sana. Situasi memburuk karena pompa penyedotan air rob terkendala — perbaikan tanggul belum rampung, sehingga pompa hanya akan sia-sia bila dipakai sebelum tanggul dijaga utuh.

 

Ada kekhawatiran bahwa jika perbaikan tak ditangani serius, insiden serupa bisa terulang atau bahkan memburuk. Air laut yang terus merembes berpotensi melemahkan struktur tanggul seiring waktu, dan jika tidak diperkuat, bisa saja terjadi kerusakan yang lebih parah. Mengingat Pantai Mutiara berada di wilayah pesisir yang sangat rentan terhadap rob, maka kesinambungan pengawasan dan pemeliharaan menjadi sangat penting.

 

Dari sisi masyarakat, viralnya video kemarin memunculkan keresahan sekaligus harapan. Warga dan netizen menyoroti bagaimana kebocoran itu bisa terjadi begitu saja, dan mempertanyakan seberapa kuat struktur tanggul yang melindungi kawasan pesisir Jakarta. Ada tuntutan tidak hanya agar tanggul segera diperbaiki, tetapi juga agar perawatan rutin dan pemantauan menjadi prioritas tetap, bukan sekadar reaksi bila sudah muncul krisis.

 

Sementara itu, Dinas SDA berusaha memberikan sinyal bahwa mereka serius. Lewat survei langsung, pemetaan, dan rencana peninggian struktur, mereka menunjukkan komitmen untuk tidak hanya menambal masalah sesaat, tetapi memperkuat pertahanan pesisir dengan pendekatan berkelanjutan. Jika semua tahapan berjalan lancar — perencanaan, perizinan, persiapan lapangan — maka proses konstruksi bisa segera dimulai. Begitu tanggul di Pantai Mutiara diperkuat, risiko rembes dan banjir rob bisa ditekan, memberi ketenangan bagi warga pesisir.

 

Meski demikian, waktu adalah faktor kritis. Hingga saat ini, belum ada tanggal pasti kapan perbaikan akan dimulai dan rampung. Dengan isu-isu seperti kenaikan muka air laut, erosi pesisir, dan potensi kerusakan struktural, tindakan cepat dan terencana dari Dinas SDA menjadi sangat penting. Di sisi lain, keterlibatan publik — melalui pengawasan warga, laporan anomali, hingga dukungan terhadap anggaran pemeliharaan — juga menjadi bagian dari solusi jangka panjang.

 

Baca Juga:
Kapolri Resmikan Balai Latihan untuk Kurangi Pengangguran

Di tengah kegaduhan media sosial dan sorotan publik, momentum ini bisa menjadi titik balik: bukan hanya memperbaiki celah di tembok, tetapi memperkuat seluruh sistem penahan laut Jakarta, demi menjaga pesisir ibu kota tetap aman dari ancaman air laut yang terus menekan.

Tags: #pantaimutiara#rembes#tanggul
Previous Post

Standar Baru ASN di Era Prabowo: Transformasi Disiplin, Kinerja, dan Budaya Kerja Birokrasi

Next Post

Kunjungan Ratu Máxima ke Indonesia: Misi Besar Inklusi Keuangan dan Pertemuan dengan Presiden Prabowo

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id