• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Maret 20, 2026
MatasNews.id
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi
No Result
View All Result
MatasNews.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized
  • Adventorial
  • Redaksi

Unit K9 Polda Jateng Berhasil Temukan Titik Korban Bencana di Pandanarum

Yustinus Agus by Yustinus Agus
23/11/2025
0
Unit K9 Polda Jateng Berhasil Temukan Titik Korban Bencana di Pandanarum
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

BANJARNEGARA – Upaya pencarian dan penyelamatan korban bencana di wilayah Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, kembali menunjukkan perkembangan berarti setelah Unit Satwa Kepolisian (K9) Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah diterjunkan untuk melakukan operasi pelacakan. Pada Sabtu, 22 November 2025, sejak pukul 07.00 WIB, tim gabungan dari berbagai satuan kepolisian di Jawa Tengah bergerak menuju lokasi terdampak bencana untuk melaksanakan misi Search and Rescue (SAR) yang menjadi perhatian besar publik beberapa hari terakhir. Sejak bencana tanah longsor melanda kawasan tersebut akibat curah hujan ekstrem, proses evakuasi menghadapi banyak kendala, terutama karena medan yang tidak mudah dijangkau. Namun, keterlibatan anjing pelacak K9 menjadi harapan baru dalam mempercepat identifikasi titik-titik keberadaan korban.

Empat anjing pelacak spesialis SAR, yaitu K9 JUSTIN, K9 JACK, K9 UPS, dan K9 PABLO, diterjunkan secara khusus karena keunggulan kemampuan mereka dalam mendeteksi keberadaan manusia, baik dalam kondisi hidup maupun meninggal. Setiap anjing dilengkapi dengan perlengkapan standar mulai dari leash, harness, hingga rompi identifikasi yang memudahkan petugas pengendali (handler) mengarahkan mereka di lapangan. Tidak hanya mengandalkan kemampuan para anjing, keberhasilan operasi ini juga merupakan buah kerja sama lintas satuan. Personel pelaksana yang turun langsung berasal dari Unit K9 Polrestabes Semarang, Polres Karanganyar, Polres Wonogiri, dan Polres Wonosobo, membentuk satu tim solid dengan koordinasi yang terukur.

Kawasan operasi difokuskan pada Sektor B, yaitu area pemukiman yang paling parah terdampak bencana. Wilayah ini sekaligus menjadi lokasi yang paling sulit dijangkau karena kondisi tanah yang tidak stabil. Banyak jalur curam dan licin, tanah ambles akibat hujan berkepanjangan, hingga reruntuhan material rumah warga yang bercampur dengan lumpur tebal. Sejumlah titik bahkan tidak dapat dilalui oleh kendaraan sehingga tim harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sambil membawa peralatan SAR. Meski demikian, seluruh personel tetap menjalankan tugas dengan penuh kehati-hatian dan semangat tinggi, mengingat banyak keluarga korban yang masih menunggu kabar keberadaan kerabat mereka.

BacaJuga

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Begitu operasi dimulai, keempat anjing pelacak langsung diarahkan untuk menyisir area yang diperkirakan menjadi titik keberadaan korban. Setiap K9 menunjukkan keahlian masing-masing dengan mengandalkan daya penciuman yang sangat sensitif terhadap aroma tubuh manusia maupun perubahan kimiawi di lingkungan yang terkait dengan keberadaan jasad. Tantangan terbesar yang dihadapi para anjing adalah kondisi tanah yang telah mengering dan mengeras setelah bencana, sehingga aroma korban menjadi lebih sulit terdeteksi. Namun, ini bukanlah hal baru bagi unit K9, karena mereka telah dilatih menghadapi berbagai situasi ekstrem.

Setelah beberapa jam pelacakan intensif, hasil signifikan mulai terlihat. K9 JUSTIN, yang dikenal responsif dan stabil dalam pencarian, memberikan reaksi kuat di sebuah titik dekat reruntuhan bangunan warga. Tidak lama setelah itu, K9 JACK juga menunjukkan perilaku serupa di titik lain yang berjarak sekitar puluhan meter dari lokasi pertama. K9 UPS dan K9 PABLO pun turut memberikan tanda di dua titik berbeda yang sama-sama menunjukkan potensi keberadaan korban. Total empat titik reaksi kuat berhasil diidentifikasi di Sektor B. Setiap reaksi anjing kemudian dicatat, dianalisis, dan dikonfirmasi ulang oleh handler yang mendampinginya sebelum dilaporkan kepada tim SAR gabungan.

Baca Juga:
Kejati Riau Bongkar Korupsi Pelabuhan Lukit: Negara Rugi Miliaran, Tiga Tersangka Dibui!

Seluruh temuan titik tersebut langsung disampaikan kepada BASARNAS sebagai dasar untuk memulai proses penggalian dan evakuasi. Koordinasi antara Unit K9 dan BASARNAS berjalan sangat cepat dan efektif. Begitu titik dikonfirmasi, alat berat pun dikerahkan, sementara personel SAR lainnya menyiapkan prosedur standar untuk pengangkatan material serta penanganan korban. Sinergi antara berbagai instansi ini menjadi bukti nyata bahwa penyelamatan korban bencana membutuhkan kerja sama yang saling melengkapi.

Hingga menjelang siang, titik pertama berhasil dievakuasi. Tim menemukan bagian tubuh (body part) yang kemudian segera diamankan untuk proses identifikasi lebih lanjut. Meski tidak lengkap, penemuan ini menjadi langkah penting menuju pencarian korban lainnya. Pada titik berikutnya, korban atas nama Aminah, perempuan berusia 90 tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi ditemukannya korban memperlihatkan bahwa ia kemungkinan besar tertimbun material tanah dan reruntuhan bangunan saat bencana terjadi. Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan tubuh korban tetap terjaga sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Pencarian tidak berhenti sampai di situ. Tim terus menggali di titik ketiga dan keempat dengan dukungan penuh anjing pelacak yang bertugas memastikan tidak ada korban lain yang terlewat. Pada pukul 17.20 WIB, korban ketiga ditemukan di Sektor B, juga dalam kondisi meninggal dunia. Korban merupakan seorang perempuan yang saat ini masih dalam proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI (Disaster Victim Identification). Dengan ditemukannya tiga korban pada hari tersebut, operasi SAR dinilai menghasilkan perkembangan yang berarti meski kondisi lapangan sangat berat.

Seluruh proses yang berjalan pada hari itu menjadi bukti bahwa keberadaan anjing pelacak K9 sangat penting dalam upaya pencarian korban bencana. Tanpa bantuan penciuman mereka, tim SAR mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan titik-titik keberadaan korban, mengingat banyak area yang tertimbun material tebal dan sulit dijangkau.

Meski medan tandus dan keras akibat pengaruh cuaca menjadi hambatan utama, dedikasi semua pihak—baik dari kepolisian maupun instansi SAR lainnya—membawa harapan baru bagi keluarga korban.

Baca Juga:
Studi Jepang: Makan Ramen Tiga Kali Seminggu Tingkatkan Risiko Kematian

Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa mereka akan terus mendukung penuh operasi pencarian hingga seluruh korban ditemukan dan diidentifikasi. Komitmen ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan saat bencana melanda masyarakat. Dengan kerja sama lintas instansi serta dukungan teknologi dan kemampuan khusus seperti Unit K9, proses SAR diharapkan terus membuahkan hasil hingga seluruh area terdampak dapat dipastikan aman dan bebas dari korban yang belum ditemukan.

Tags: #k9
Previous Post

Gubernur Banten Andra Soni Hadiri Pengukuhan Pengurus Nasional Karang Taruna 2025–2030

Next Post

Patroli Humanis Den K-9 Warnai Car Free Day Depok, Warga Antusias Berinteraksi dengan Satwa Polisi

Related Posts

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati
News

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

by Yustinus Agus
15/03/2026
0

SERANG — Dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Humas di lingkungan Kepolisian Daerah Banten kembali menjadi...

Read more
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Kepemimpinan dan Kekompakan Kepala OPD dan Camat melalui Capacity Building

18/02/2026
Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

Pemkab Serang Raih Penghargaan Nasional APDESI, Komitmen Bangun Desa Diakui di Tingkat Nasional

16/02/2026
Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten, SMSI Kunjungi Keraton Surosowan hingga Pantai Anyer–Carita

12/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MatasNews.id

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BERITA TERBARU

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI, Bahas Strategi Ketahanan Pangan

10/03/2026
TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

TNI AD Resmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros, Permudah Akses Warga ke Pasar

09/03/2026
Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Tirtayasa, Warga Apresiasi

05/03/2026
Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

Bupati Serang Tutup Pesantren Ramadan Ramah Anak, Dorong Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini

05/03/2026
Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

Kejari Serang Geledah BPN Kota Serang, Sita Uang Rp228 Juta dan 20 Handphone

04/03/2026
Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

Ratusan Warga Bojonegara Padati Bazar Ramadhan Pemkab Serang, Harga Sembako di Bawah Pasaran

03/03/2026
HUT Satpol PP

HUT Satpol PP

03/03/2026
Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Ramadan Bahagia 1447 H, Bupati Serang Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

26/02/2026

KATEGORI UTAMA

  • Adventorial
  • Daerah
  • International
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

Oknum Humas Polda Banten Diduga Kirim Pesan Tak Pantas kepada Wartawati

15/03/2026
Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

Perkuat Solidaritas, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Turun ke Jalan Bagikan Takjil

14/03/2026
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 www.matasnews.id